Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 16 Maret 2026, Matius 4:12-16 Keprihatinan Allah

Alfianne Lumantow • 2026-03-13 12:34:46

LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Matius 4: 12-16

TEMA : KEPRIHATINAN ALLAH

supaya digenapi firman yang disampaikan melalui Nabi Yesaya" (ay. 14).

 

Tidak lama setelah kisah pengalaman pencobaan-Nya, Yesus kemudian mendengar kabar bahwa Yohanes Pembaptis telah dipenjarakan Raja Herodes.

Yesus selanjutnya pergi ke wilayah Galilea, di Kapernaum. Kepergian Yesus dari Nazaret bukanlah sikap pelarian diri karena takut.

Yesus bukan mau menyelamatkan diri-Nya, melainkan hendak memulai pekerjaan-Nya demi menggenapkan rencana dan tujuan Allah.

Penggenapan sebagaimana dinubuatkan nabi Yesaya (8:23-9:1), supaya mereka yang hidup dalam kegelapan, yakni bangsa yang hidup dalam kegelapan spiritual maupun moral, disapa oleh kasih-Nya.

Mereka inilah orang-orang yang patut dijumpai, sebab mereka tidak tahu bagaimana menjalani hidup yang benar.

Allah hadir menyapa mereka dan hendak membarui perangai hidup ke arah yang lebih benar, baik kepada Allah maupun sesama. Melalui Yesus, Allah menjumpai mereka yang hidupnya terpisah dari-Nya.

 

Dengan kerinduan agar berita keselamatan Allah tersampaikan kepada banyak orang, penangkapan Yohanes Pembaptis bukan menjadi penghambat pengutusan Yesus.

Penangkapan itu memperlihatkan adanya penolakan dunia terhadap pekerjaan penggenapan rencana Allah.

Rencana keselamatan Allah itu, yang bertujuan membuat umat manusia menjadi baru dengan hidup benar dan tidak terpisah dari Allah, harus disampaikan.

Keadaan di mana manusia hidup terpisah dari Allah membuat perangainya tidak tahu cara hidup yang benar dalam mengasihi Allah dan sesama.

Inilah keadaan yang menjadi keprihatinan Allah dan tentu juga kegelisahan Yesus untuk menjumpai mereka, yang dimulai dari Galilea.

 

Keprihatinan itu jugalah yang menjadi kegelisahan Gereja yang. dengan penuh semangat oleh Roh Kudus, menyapa dunia dan menyampaikan berkat kasih Allah.

Hari ini kita diutus berkarya dalam pekan yang baru, pekan pengutusan untuk pergi menyampaikan "Terang" yang, dalam Kristus, memberi damai, harapan, serta tuntunan cara hidup benar di mata Allah.... Amin.

 

Doa: Ya Roh Kudus, kobarkan semangat untuk meneruskan karya kasih Kristus di tengah kehidupan yang tidak mengenal kasih. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT