Pembacaan Alkitab : Matius 4:17
TEMA : BERTOBAT
Sejak itu Yesus mulai memberitakan, "Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!" (ay. 17).
Siapakah kita di hadapan Allah sehingga la sudi mengasihi dan malah mau menyelamatkan, bukan menghukum kita? Baiklah juga kalimat itu yang menjadi perenungan sebelum kita beristirahat malam dengan damai dan penuh ungkapan syukur.
Kehidupan umat manu- sia dalam dunia milik-Nya adalah membenci pemerintahan Allah. Kepada yang masih membenci-Nya, la tidak meninggalkan atau membiarkan musnah menurut hukum alam, tetapi justru la hampiri.
Allah yang pada hakikatnya adalah kasih itulah yang diwujudkan oleh kehadiran dan sapaan Tuhan Yesus, yang mengasihi dunia (Yoh.3:16). Maka la pun menjumpai semua yang hidupnya menyingkir dari Allah (Mat. 9:13; Mrk. 2:17; Luk. 5:32).
Berita Kerajaan Surga sudah dekat bukanlah berita yang menakut- nakuti, sehingga mengajak manusia meresponsnya dengan perto- batan dalam bayang-bayang ancaman penghukuman yang mengeri- kan dari murka Allah,
Sang Raja yang memerintah. Berita Kerajaan Allah atau Kerajaan Surga dengan ajakan bertobat melahirkan bukan hanya sikap penyesalan, tetapi juga mencakup perubahan perangai (sikap dan tingkah laku) karena dorongan serta respons terhadap kepedulian dan kasih Allah.
Berita Kerajaan Allah adalah berita kese- lamatan, bukan berita penghukuman. Maka pertobatan bukan karena rasa takut, melainkan ungkapan syukur menyambut rahmat-Nya.
Menerima ajakan bertobat butuh kerelaan diri dan menghadirkan kegembiraan sempurna karena disambut dalam persekutuan hidup dengan Allah, serta berusaha terus menjalani hidup yang menye nangkan hati Allah. M
enerima Kerajaan Surga berarti menerima Yesus yang memerintah sepenuhnya dalam dirinya.
Ungkapan penerimaan dalam hidup sesungguhnya lebih tampak dalam suasana di Kerajaan-Nya, sehingga lebih menekankan perangai seseorang yang menerima kuasa serta kasih Allah dalam dirinya.
Selanjutnya, sambutan yang mengimani pemerintahan Allah akan mengung kapkan dan menjaga rasa bakti syukurnya. Selamat beristirahat. Amin.
Doa: Ya Yesus, tolong kami menyambut Kerajaan-Mu yang akan membuat kami mengalami damai-Mu dan membagi damai pemerintahan-Mu bagi sesama. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow