Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Antusiasme Tinggi Warga dalam Gelaran Open House Idul Fitri di Istana Kepresidenan

ALengkong • 2026-03-21 19:44:52

Jagosatu.com meliput antusiasme warga dalam acara open house Idul Fitri 1447 H bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.
Jagosatu.com meliput antusiasme warga dalam acara open house Idul Fitri 1447 H bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.

Jagosatu.com - Ratusan warga memadati Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Sabtu (21/3/2026), demi mengikuti acara open house dalam rangka perayaan Idul Fitri 1447 H. Antrean panjang sudah terlihat di gerbang masuk Jalan Majapahit sejak siang hari meski di bawah terik matahari. Masyarakat menunjukkan semangat tinggi untuk bersilaturahmi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto di momen kemenangan ini.

Pihak keamanan melakukan pengaturan ketat guna memastikan alur masuk berjalan dengan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Setiap kelompok yang terdiri dari 400 orang dijadwalkan masuk secara bergantian untuk menjaga efektivitas layanan. Petugas di lapangan turut sigap membagikan air mineral serta memantau kondisi kesehatan pengunjung demi mengantisipasi kelelahan akibat cuaca panas.

Fasilitas khusus pun telah disiapkan bagi penyandang disabilitas guna memberikan akses yang lebih inklusif dan nyaman. Selain ruang tunggu khusus, pihak Istana juga menyiapkan berbagai hidangan khas Lebaran seperti ketupat untuk dinikmati oleh para tamu yang hadir. Hiburan sederhana turut dihadirkan untuk menambah kenyamanan keluarga yang membawa serta anak-anak ke lokasi.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa agenda ini dirancang untuk mengakomodasi sekitar 5.000 masyarakat dari berbagai kalangan. Area luar Istana bahkan dilengkapi tenda tambahan untuk menampung lonjakan pengunjung apabila kapasitas di dalam ruang utama telah penuh. Langkah ini menunjukkan upaya pemerintah untuk tetap dekat dengan masyarakat melalui momentum keagamaan yang inklusif.

Dalam konteks Indonesia, efisiensi distribusi logistik dan manajemen kerumunan pada acara kenegaraan seperti ini mencerminkan pentingnya penerapan teknologi pendataan berbasis digital. Penggunaan tanda pengenal sebagai souvenir sekaligus alat pemantau kloter menjadi contoh nyata bagaimana manajemen massa di sektor publik dapat dioptimalkan. Harapannya, inovasi serupa di masa depan dapat meminimalisir kendala operasional dalam pelayanan publik yang melibatkan partisipasi massa dalam skala besar di seluruh tanah air.

Editor : ALengkong