Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Jaga Stabilitas APBN, Menkeu Purbaya Perketat Belanja Kementerian di Tengah Gejolak Global

ALengkong • 2026-03-21 19:48:06

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa akan membatasi pengajuan anggaran baru bagi kementerian dan lembaga demi menjaga kesehatan fiskal negara di tengah tensi global.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa akan membatasi pengajuan anggaran baru bagi kementerian dan lembaga demi menjaga kesehatan fiskal negara di tengah tensi global.

Jagosatu.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas mengambil langkah preventif untuk menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebijakan ini diambil sebagai respons atas situasi geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi memberikan tekanan pada ekonomi domestik. Purbaya menegaskan akan menutup pintu bagi kementerian dan lembaga yang berencana mengajukan penambahan anggaran baru dalam waktu dekat.

Upaya efisiensi belanja negara saat ini tidak lagi bersifat sukarela bagi instansi pemerintah. Purbaya menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan kalkulasi mendalam untuk menentukan persentase pemotongan yang ideal bagi setiap kementerian. Langkah ini terpaksa diambil karena respon kementerian terhadap target efisiensi sebelumnya dinilai belum memenuhi ekspektasi pemerintah pusat.

Fokus utama efisiensi diarahkan pada program-program internal yang memiliki dampak minimal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Kementerian Keuangan akan menyisir berbagai pos belanja operasional, termasuk rapat-rapat yang tidak mendesak atau kegiatan dengan akselerasi rendah. Purbaya memastikan bahwa pemotongan ini dilakukan tanpa mengorbankan belanja vital yang dibutuhkan masyarakat guna menjaga likuiditas ekonomi tetap stabil.

Selain efisiensi program, wacana pemotongan gaji menteri dan wakil menteri kini menjadi sorotan publik sebagai bentuk solidaritas pejabat negara. Menkeu menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut sebagai simbol komitmen dalam penghematan anggaran negara di masa sulit. Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi preseden baik dalam menjaga kedisiplinan fiskal di tingkat eksekutif.

Di Indonesia, tantangan menjaga APBN tetap sehat menjadi krusial mengingat sektor pertanian dan ketahanan pangan sangat bergantung pada stimulus pemerintah yang tepat sasaran. Setiap rupiah yang dihemat dari efisiensi belanja non-prioritas dapat dialokasikan kembali untuk memacu produktivitas petani dan modernisasi teknologi pertanian yang lebih mendesak. Dengan menjaga stabilitas fiskal, sektor agri-tech nasional dapat tetap bertumbuh secara berkelanjutan meskipun dihadapkan pada ancaman fluktuasi ekonomi global yang tidak menentu.

Editor : ALengkong