Jagosatu.com - Presiden Prabowo Subianto merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Darussalam, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Sabtu (21/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menyampaikan apresiasi mendalam atas percepatan pemulihan wilayah yang sebelumnya terdampak bencana banjir besar. Progres rehabilitasi infrastruktur dan hunian warga dilaporkan telah mencapai hampir 100 persen.
Presiden memastikan bahwa seluruh penyintas kini tidak lagi menempati tenda pengungsian, melainkan telah berpindah ke hunian sementara maupun hunian tetap. Selain aspek hunian, pemulihan infrastruktur dasar seperti jaringan listrik juga telah berjalan optimal di hampir seluruh wilayah terdampak. Hanya tersisa lima desa yang masih menghadapi kendala teknis dalam penyaluran energi listrik tersebut.
Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi lintas sektor yang melibatkan TNI, Polri, BNPB, serta Kementerian Pekerjaan Umum dan pemerintah daerah. Presiden Prabowo secara khusus memberikan penghormatan atas kerja keras para petugas lapangan yang memastikan bantuan logistik tepat sasaran kepada masyarakat. Komitmen pemerintah tetap fokus untuk memastikan kehidupan warga kembali normal dengan dukungan fasilitas yang memadai.
Kecepatan mitigasi dan pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang menjadi parameter penting bagi ketahanan infrastruktur pertanian dan pemukiman di Indonesia. Mengingat ancaman bencana hidrometeorologi yang kerap melanda berbagai daerah, sinkronisasi antarlembaga terbukti menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak ekonomi serta sosial bagi masyarakat. Ke depan, penguatan teknologi pemantauan dini dan kesiapsiagaan infrastruktur pedesaan harus terus ditingkatkan guna menjaga stabilitas produktivitas pangan nasional.