Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Momen Hangat Gelar Griya Istana: Presiden Prabowo Menyapa Masyarakat di Hari Lebaran

ALengkong • 2026-03-22 08:26:08

Ribuan warga antusias menghadiri open house di Istana Kepresidenan, Jakarta, guna bersalaman langsung dengan Presiden Prabowo Subianto saat Idulfitri.
Ribuan warga antusias menghadiri open house di Istana Kepresidenan, Jakarta, guna bersalaman langsung dengan Presiden Prabowo Subianto saat Idulfitri.

Jagosatu.com - Suasana penuh khidmat dan kehangatan menyelimuti Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta saat Presiden Prabowo Subianto membuka pintu untuk masyarakat umum pada hari pertama Idulfitri 1447 Hijriah. Ribuan warga memadati area Istana Merdeka sejak Sabtu (21/3/2026) pagi demi mendapatkan kesempatan langka untuk bersalaman langsung dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, mencerminkan kedekatan emosional antara pemimpin dan rakyatnya pada momen hari raya.

Salah satu warga bernama Dedeh mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil bertatap muka dengan Presiden Prabowo dalam sesi gelar griya tersebut. Ia merasa terkesan dengan sosok Presiden yang dinilainya sangat kebapakan dan ramah saat menyambut warga satu per satu di area Istana. Pengalaman ini memberikan kesan mendalam baginya, terutama di tengah harapan agar Indonesia senantiasa damai dan sejahtera di bawah kepemimpinan baru.

Senada dengan Dedeh, seorang warga lain bernama Rifal juga menyampaikan apresiasinya terhadap keterbukaan pihak Istana yang mengundang masyarakat luas untuk hadir. Baginya, pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo menjadi sebuah kenangan berharga sekaligus simbol persatuan nasional yang kuat. Harapan besar pun disematkan agar Indonesia dapat terus melangkah menuju kemajuan dan pembangunan yang inklusif bagi seluruh rakyat.

Presiden Prabowo memastikan bahwa acara gelar griya ini berjalan dengan tertib, menampung sekitar 4.000 hingga 5.000 warga yang hadir secara bergantian sepanjang hari. Selain ramah tamah, pihak Istana juga menyajikan berbagai hidangan khas lebaran dan membagikan bingkisan kepada warga yang hadir sebagai bentuk tali asih. Kegiatan ini menjadi potret tradisi halalbihalal yang mempererat hubungan antara negara dan masyarakat di Indonesia.

Dalam konteks agrikultur dan pembangunan nasional, penyediaan pangan yang inklusif serta berkelanjutan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial di Indonesia. Keberhasilan dalam mengelola acara besar seperti gelar griya mencerminkan pentingnya manajemen logistik dan ketahanan sistem pangan nasional yang mampu menyentuh kesejahteraan masyarakat hingga ke akar rumput. Pemerintah diharapkan terus memprioritaskan kebijakan yang mendukung kemandirian pangan, sehingga setiap perayaan nasional dapat dinikmati dengan penuh kecukupan dan ketenangan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Editor : ALengkong