Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Berbagai Wilayah Indonesia Selama Lebaran

ALengkong • 2026-03-22 11:20:27

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk dengan intensitas hujan lebat hingga petir di berbagai wilayah Indonesia pada hari kedua Lebaran 2026.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk dengan intensitas hujan lebat hingga petir di berbagai wilayah Indonesia pada hari kedua Lebaran 2026.

Jagosatu.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika cuaca ekstrem. Kondisi ini diprakirakan terjadi secara signifikan di berbagai wilayah Indonesia bertepatan dengan hari kedua perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/3/2026). Dinamika atmosfer yang sedang berlangsung memicu potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di sejumlah provinsi.

Wilayah yang menjadi perhatian utama mencakup Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, hingga kawasan Papua Pegunungan. Sementara itu, untuk bagian barat Indonesia, masyarakat di Bandar Lampung dan Banjarmasin diminta bersiap menghadapi potensi hujan disertai petir. Wilayah lainnya seperti Jambi, Bandung, dan Surabaya diprediksi akan mengalami curah hujan dengan intensitas sedang sepanjang hari ini.

Selain wilayah dengan curah hujan tinggi, BMKG juga memetakan sejumlah kota besar yang berpotensi diguyur hujan ringan, seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Palembang. Sebaliknya, beberapa kota seperti Medan dan Pontianak diprakirakan dalam kondisi berawan tebal hingga berawan sepanjang hari. Masyarakat diminta terus memantau perkembangan cuaca terkini secara berkala melalui laman resmi atau aplikasi mobile BMKG.

Beralih ke kawasan timur Indonesia, potensi hujan disertai petir patut diwaspadai oleh masyarakat di Kendari, sementara Mamuju diprediksi mengalami hujan intensitas sedang. Wilayah lain seperti Makassar, Manado, dan Ambon diperkirakan hanya akan mengalami hujan ringan di beberapa titik. Informasi ini bertujuan sebagai langkah mitigasi agar masyarakat tetap waspada terhadap risiko bencana hidrometeorologi selama periode libur Lebaran.

Kondisi cuaca yang tidak menentu ini memberikan tantangan tersendiri bagi sektor pertanian dan logistik pangan di Indonesia yang sedang memasuki masa pasca-panen atau persiapan musim tanam berikutnya. Hujan dengan intensitas tinggi sering kali memicu risiko banjir di lahan produktif dan menghambat distribusi hasil panen dari sentra produksi ke pasar konsumsi. Oleh karena itu, para pelaku agribisnis dan petani diharapkan dapat melakukan langkah antisipasi demi meminimalkan potensi kerugian akibat gangguan iklim yang terjadi selama periode libur panjang ini.

Editor : ALengkong