Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Rabu, 25 Maret 2026, Mazmur 98:1-3 Tuhan Allah Setia Pada JanjiNya

Alfianne Lumantow • 2026-03-23 09:50:40

LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Mazmur 98: 1-3

TEMA : TUHAN ALLAH SETIA PADA JANJI-NYA

Janji Tuhan tidak menjamin kita untuk cepat sampai di tujuan, namun (A melatih kita untuk setia, di setiap langkah

"la mengingat kasih setia dan kebenaran-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan dari Allah kita" (ayat 3).

 

Di zaman ini, banyak orang yang merasa hidupnya telah terjamin, karena ia  mempunyai banyak  kekayaan, pekerjaan yang baik, jabatan yang tinggi dan status sosial yang dihormati dalam masyarakatnya.

Namun, apakah semua jaminan ini dapat bertahan selamanya di dalam kehidupan manusia? Faktanya, semua hal yang dianggap menjadi jaminan dalam hidup, sewaktu-waktu dapat hilang dan lenyap.

Jaminan yang dianggap manusia dapat memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya, sifatnya tidak kekal, melainkan sementara saja.

Kesimpulannya, tidak ada hal-hal di dalam dunia yang dapat dijadikan kepastian jaminan hidup di tengah kehidupan manusia.

 

Firman Tuhan hari ini mendidik kita, bahwa jaminan kehidupan yang pasti (baik kehidupan di dalam dunia maupun kehidupan yang kekal): hanya dapat ditemui dalam janji dan kesetiaan Tuhan Allah bagi umat, yang hidupnya benar-benar disandarkan dalam keselamatan yang telah dikerjakan Tuhan.

Pemazmur menegaskan di ayat 3 perikop ini, bahwa Tuhan Allah selalu mengingat kasih setia dan janji-Nya kepada seluruh umat ciptaan-Nya di bumi.

Tuhan Allah tidak pernah meninggalkan umat ciptaan-Nya, kendati sebaliknya; umatlah yang selalu meninggalkan Tuhan Allah dalam ketidaksetiaan dan ketidaktaatan mereka.

 

Sebagai kaum muda gereja, marilah kita mengejar jaminan hidup yang pasti di dalam janji Tuhan bagi kita yang mengimani-Nya.

Janganlah kita terikat pada hal-hal dunia yang selalu menawarkan jaminan hidup yang dibutuhkan dan menggiurkan. Ingatlah bahwa jaminan hidup yang kekal, hanya ditemui di dalam janji Tuhan bagi kita.

Karena itu, mari terus menyatakan kesetiaan dan cinta kasih kita kepada Tuhan Allah dalam kejujuran dan kebenaran; sebagai perwujudan iman yang terpatri kuat, pada janji Tuhan Allah atas kita. Percayalah, Tuhan Allah selalu setia pada janji-Nya. Amin.

 

Doa: Tuhan yang setia, kami berterima kasih; karena Engkau selalu setia menepati janji-janji-Mu dalam hidup kami. Ajar kami untuk senantiasa taat dan bersandar penuh dalam dekapan cinta kasih-Mu, Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA PEMUDA #GPIB #Renungan Harian