Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Rabu, 25 Maret 2026, Mazmur 98:1-3 KasihNya Mengingat

Alfianne Lumantow • 2026-03-23 09:57:48

LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Mazmur 98: 1-3

TEMA : KASIH-NYA MENGINGAT

la mengingat kasih setia dan kebenaran-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan dari Allah kita. (ay.3)

 

Dalam Alkitab, ada banyak sekali pernyataan tentang "Allah mengingat." Apakah ini berarti "Allah lupa?"Tentu saja tidak.

Istilah "Allah mengingat" dipakai oleh berbagai penulis kitab untuk menjadi semacam penghubung antara apa yang Allah lakukan pada saat itu dengan apa yang pernah diucapkan-Nya pada masa lampau.

Besar kemungkinan bahwa mazmur ini ditulis pada masa sételah pembuangan, yaitu masa ketika umat Tuhan, Israel sedang beria-ria menyatakan syukur atas pengampunan dan pemulihan yang dilakukan Allah, di ujung dari penderitaan mereka di pembuangan.

Itulah mengapa, pemazmur mengajak umat untuk "menyanyikan nyanyian baru bagi TUHAN" karena perbuatan-Nya, yakni memulangkan umat-Nya dari pembuangan, adalah sesuatu yang baru dan ajaib dalam pengalaman iman umat Israel.

Walaupun perbuatan itu 'baru' tetapi sesungguhnya, kasih TUHAN yang terkandung dalam tindakan itu adalah sesuatu yang sudah pernah dikatakan dan dilakukan sebelumnya.

Jadi, perbuatan besar yang dilakukan TUHAN pada saat itu sesungguhnya merupakan penegasan akan kasih-Nya yang setia.

 

Bagi kita, umat-Nya, diingat oleh Tuhan adalah pernyataan yang membawa kelegaan luar biasa.

Bukan karena kita pernah dilupakan Tuhan tetapi karena kenyataan hidup sehari-hari sering kali membawa kita pada pengalaman dilupakan orang.

Seperti: orang tua yang sudah tinggal sendiri karena anak-cucu sudah hidup mandiri.

Para senior yang sudah tidak lagi menerima undangan rapat dalam rangka kegiatan gereja, orang sakit dan di penjara yang tidak lagi menerima kunjungan dari sahabat; orang lanjut usia di rumah jompo, dil.

Ketika Mazmur ini mengatakan bahwa Tuhan mengingat kita, ada rasa haru dan sukacita karena seketika itu juga kita merasa berharga. Selama Tuhan masih mengingat kita, itu cukup dan sempurna! Amin.

 

Doa: Tuhan, selama Engkau masih mengingat kami, kami memiliki alasan untuk merasa berharga dalam kehidupan ini. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT