Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Tragedi Hercules C-130 Militer Kolombia: Puluhan Prajurit Dikhawatirkan Tewas dalam Kecelakaan Fatal

ALengkong • 2026-03-24 11:21:25

Pesawat militer Hercules C-130 jatuh saat lepas landas di wilayah Amazon, Kolombia, memicu kekhawatiran hilangnya nyawa puluhan prajurit di lokasi kejadian.
Pesawat militer Hercules C-130 jatuh saat lepas landas di wilayah Amazon, Kolombia, memicu kekhawatiran hilangnya nyawa puluhan prajurit di lokasi kejadian.

Jagosatu.com - Sebuah pesawat angkut militer Hercules C-130 milik Angkatan Udara Kolombia mengalami kecelakaan tragis sesaat setelah lepas landas di wilayah Amazon pada hari Senin.

Pesawat buatan Amerika Serikat ini mengangkut total 125 orang, yang terdiri dari 114 penumpang dan 11 orang kru pesawat saat kejadian tersebut berlangsung.

Insiden memilukan ini terjadi di wilayah perbatasan antara Kolombia dan Peru, tepatnya saat pesawat sedang melakukan manuver lepas landas dari Puerto Leguizamo.

Komandan Angkatan Udara Kolombia, Fernando Silva, menyatakan melalui media sosial bahwa otoritas terkait hingga kini masih melakukan investigasi mendalam mengenai penyebab utama kecelakaan.

Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sanchez, mengonfirmasi bahwa jumlah korban jiwa dan faktor teknis penyebab jatuhnya pesawat masih dalam tahap verifikasi oleh tim penyelamat.

Rekaman video yang beredar luas di media lokal memperlihatkan kepulan asap tebal membubung tinggi dari lokasi jatuhnya pesawat di area hutan Amazon tersebut.

Saksi mata melaporkan bahwa pesawat terlihat menukik tajam menuju permukaan tanah hanya dalam hitungan beberapa detik setelah berhasil meninggalkan landasan pacu secara perlahan.

Lokasi kecelakaan dilaporkan berada hanya sekitar tiga kilometer dari pusat pemukiman penduduk setempat, yang memicu kepanikan warga di sekitar lokasi jatuhnya pesawat tersebut.

Dua sumber militer mengungkapkan kepada media bahwa setidaknya 71 orang berhasil diselamatkan dari reruntuhan pesawat, namun status kondisi kesehatan mereka masih terus dipantau intensif.

Kontradiksi data mengenai jumlah korban selamat sempat terjadi antara pernyataan Komandan Silva dengan laporan awal dari sumber militer yang berada di lapangan tadi.

Perusahaan kedirgantaraan Lockheed Martin sebagai produsen pesawat tersebut belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan adanya kerusakan teknis pada mesin pesawat angkut militer itu.

Proses evakuasi korban yang tersisa terus berlangsung di tengah medan yang sulit dijangkau untuk memastikan berapa jumlah pasti prajurit yang menjadi korban kecelakaan.

Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi militer Kolombia yang kehilangan armada penting dalam mendukung mobilitas pasukan mereka di wilayah perbatasan yang cukup terpencil.

Pemerintah Kolombia kini memprioritaskan penyelamatan serta pemberian bantuan medis bagi para prajurit yang selamat dari musibah penerbangan paling mematikan di wilayah tersebut saat ini.

Ketahanan alutsista transportasi udara di Indonesia sangat bergantung pada prosedur pemeliharaan rutin guna mencegah terjadinya kegagalan fatal saat mengangkut personel dalam misi operasional.

Sumber: SCMP Tech

Editor : ALengkong