Pembacaan Alkitab : Yohanes 3:19
TEMA : “TERANG MELEYAPKAN KEGELAPAN”
"Inilah hukuman Itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat (ay.19)
"Kegelapan tidak akan pernah mengeluarkanmu dari kegelapan: hanya cahaya yang dapat melakukannya.
Kebencian tidak dapat menghilangkan kebencian: hanya kasih yang dapat melakukannya" (Martin Luther King, Jr Teolog, Pemimpin Pejuang HAM AS).
Martin Luther King, Jr memperlihatkan dua keadaan yang selalu kontras, tidak bisa bersatu, yaitu gelap dan terang, benci dan kasih.
Itulah sebabnya, 'gelap' disebut 'keadaan tanpa cahaya', 'kebencian' sebagai perasaan tidak suka' yang bertentangan dengan kasih.
Hal kontras ini pun tampak di percakapan Yesus dan Nikodemus, terutama terkait karakter manusia yang lebih dikuasai gelap (OKÓTOS, skotos) daripada terang (púç, fos: cahaya, pelita).
Kegelapan biasa juga diartikan dengan kuasa gelap (magic, sihir, dls), iblis, kematian, dan maut.
Karena itu, Yesus menyebutkan perbuatan-perbuatan manusia itu jahat karena lebih menyukai kegelapan daripada terang.
Pilihan manusia ini tidak dapat terhindarkan karena pada dasarnya manusia jahat (Kej.6:5; Pkh.9:3), bahkan melawan kehendak Allah dan mau menjadi sama dengan Allah (Kej.3:1-8).
Inilah hukuman bagi manusia, yakni hadirnya Terang (Tuhan) yang membuat kegelapan tersingkirkan, dan inilah penghukuman itu. Terang adalah kekuatan, kuasa yang menggelisahkan kegelapan.
Ia membawa berita gembira: ditegakkannya kebenaran, keadilan, dan kejujuran; perlakuan jahat, penindasan, manipulasi dan korupsi disingkirkan. Semua perbuatan dosa dampak kegelapan dilenyapkan.
Banyak orang tidak mau kehidupan mereka disingkapkan dalam terang Allah karena takut terhadap apa yang akan terungkap.Mereka tidak ingin berubah.
Jangan terkejut jika orang-orang yang sama ini merasa terancam oleh keinginan kita untuk menaati Allah dan melakukan yang benar.
Karena mereka takut bahwa terang di dalam kita bisa menyingkapkan suatu kegelapan dalam hidup mereka.
Sebaliknya, daripada menyerah pada keputusasaan, tetaplah berdoa agar mereka bisa melihat betapa jauh lebih baik hidup dalam terang daripada dalam kegelapan. Amin.
Doa: Ya Bapa, tolong kami menghayati dan mewujudkan panggilan-Mu untuk hidup dalam terang-Mu serta membawanya ke dalam dunia. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow