Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 24 April 2026, Mazmur 119:69-72  Firman Yang Lebih Berharga Dari Emas

Alfianne Lumantow • Rabu, 22 April 2026 | 13:49 WIB
logo gpib
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Mazmur 119:69-72

TEMA : FIRMAN YANG LEBIH BERHARGA DARI EMAS

Taurat yang Kausampaikan lebih berharga bagiku daripada ribuan keping emas dan perak (ay.72)

Mazmur 119:69-72 menegaskan bahwa nilai firman Tuhan yang melampaui segala kekayaan duniawi. Pemazmur menghadapi fitnah dan kesombongan, namun ia tidak membalasnya, sebaliknya ia memilih untuk tetap berpegang pada ketetapan Tuhan dengan segenap hati.

Firman Tuhan menjadi pegangan yang kokoh ketika kebenaran diputarbalikkan dan keadilan menjauh.

 

Pada bacaan ini, pemazmur menunjukkan perbedaan yang tajam antara hati yang melekat pada firman Tuhan dan hati yang tumpul.

Orang-orang congkak digambarkan hatinya ditutupi lemak, simbol hati yang tertutup terhadap kebenaran. Sebaliknya, pemazmur menemukan kesukaannya dalam Taurat TUHAN.

Firman bukanlah beban, melainkan sumber sukacita dan arah hidup. pemazmur bahkan berkata bahwa penderitaan yang dialaminya adalah sesuatu yang baik (ayat 71), karena melalui penderitaan itulah pemazmur belajar ketetapan Tuhan.

Kesulitan akan membuka mata rohani untuk memahami firman dengan lebih mendalam. Perkara yang tampak merugikan justru menjadi sarana pertumbuhan iman.

Firman Tuhan bekerja bukan hanya saat hidup nyaman, tetapi juga saat dalam kesulitan.

 

Puncak pengakuan iman pemazmur terletak pada pernyataannya bahwa Taurat Tuhan lebih berharga daripada ribuan keping emas dan perak (ayat 72).

Emas melambangkan keamanan, status, dan kekuasaan, tetapi semuanya bersifat sementara. Firman Tuhan memberi hikmat, kebenaran, dan kehidupan yang kekal. Nilainya tidak dapat diukur dengan materi.

 

Renungan ini mengingatkan kita untuk menempatkan firman Tuhan sebagai harta utama. Dalam persekutuan, kesaksian, dan pelayanan, firman Tuhan menuntun langkah dan membentuk karakter.

Ketika firman menjadi pusat hidup, kita dimampukan untuk tetap setia di tengah tantangan dan tidak tergoda oleh kilau semu dunia.

Firman Tuhan sungguh lebih berharga dari emas, sebab di dalamnya ada kehidupan yang sejati. Amin.

 

Doa: Dalam kuasa dan kasih-Mu, kami menyerahkan kehidupan kami yang selalu berjalan menurut kehendak-Mu, pimpinlah kami Tuhan. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT