Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Jumat, 1 Mei 2026, Kolose 3:8-11  Pakaian Kotor

Alfianne Lumantow • Selasa, 28 April 2026 | 14:21 WIB
logo gpib
LOGO GPIB
Pembacaan Alkitab : Kolose 3:8-11

TEMA : PAKAIAN KOTOR

Manusia lama hidup dari luka dan gengsi, Manusia baru bemapas dari rahmat dan belas kasih

Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya (ay.9)

 

Apa yang terjadi ketika seseorang tidak pernah mengganti pakaiannya selama bertahun-tahun? Pasti yang terjadi bukan hanya sekadar mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Masalah kesehatan seperti infeksi dan iritasi pada kulit akan terjadi karena menumpuknya kuman, bakteri, jamur, dan parasit. Saya yakin, tidak ada seorang pun di antara kita yang betah dan nyaman dengan kondisi semacam ini.

 

Tetapi, mengapa kita lebih nyaman mengenakan perilaku manusia lama, dibandingkan mengenakan perilaku manusia baru? Padahal sudah cukup lama kita mengenakan perilaku manusia lama.

Marah, geram, kejahatan, fitnah, kata-kata kotor, dusta adalah sedikit dari serangkaian panjang perilaku manusia lama.

Jika kita terus mengenakannya maka yang sedang terjadi adalah mendatangkan penyakit rohani akibat menumpuknya dosa dan pelanggaran dalam diri kita sendiri. Persis seperti seseorang yang tidak mengganti pakaiannya selama bertahun- tahun.

 

Tidak ada minyak wangi yang sanggup terus-menerus menutupi bau pakaian kotor dan tidak ada make-up yang dapat terus-menerus menutupi infeksi dan iritasi kulit.

Maksudnya, kita tidak mungkin berpura-pura mengenakan perilaku manusia baru tanpa benar-benar menanggalkan perilaku manusia lama.

Mengaku diri sebagai orang percaya adalah berarti menjadi seseorang yang mengenakan perilaku manusia baru, yaitu kasih, kelemahlembutan, kebaikan, kejujuran, kata-kata yang menghibur, dan kebenaran. Semuanya itu adalah tandingan dari perilaku manusia lama menurut Rasul Paulus.

 

Sobat Muda, marilah kita menanggalkan perilaku manusia lama yang telah bertahun-tahun kita kenakan. Saya yakin, jauh di lubuk hati terdalam, kita sadar bahwa perilaku manusia lama terasa menjijikkan dan memuakkan.

Marilah memohon kepada Allah agar pengasihan-Nya menyapa dan memampukan kita untuk mengenakan perilaku manusia baru, agar kemuliaan-Nya menjadi nyata di dalam diri kita. Amin.

 

Doa: Bapa, sapalah aku dengan pengasihan-Mu agar aku mampu hidup dengan perilaku manusia baru. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA PEMUDA #GPIB #Renungan Harian