Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 1 Mei 2026, Kolose 3:12-13  Mengampuni Seperti Kristus

Alfianne Lumantow • Selasa, 28 April 2026 | 14:29 WIB
logo gpib
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Kolose 3: 12-13

TEMA : MENGAMPUNI SEPERTI KRISTUS

"...dan ampunilah seorang akan yang lain...., sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, perbuatlah juga demikian." (ay.13)

 

Dalam KBBI, kata "mengampuni" berarti memberi ampun, memaafkan kesalahan orang lain, atau membebaskan dari hukuman atau tuntutan.

Mengampuni adalah tindakan memberikan maaf atau melepaskan rasa marah, benci, dan dendam terhadap seseorang yang telah berbuat salah. Karena itu, mengampuni bukanlah perkara yang mudah mengingat kecenderungan kita untuk membalas siapa pun yang telah menyakiti kita. Namun, Kristus berkata: "Ampunilah mereka" (Luk. 23:34). Di situlah kita seharusnya berada.

 

Melalui bacaan kita, Paulus menegaskan bahwa mengampuni merupakan keputusan iman. Ia mau agar jemaat Kolose mengenakan karakter Kristus yang telah mengorbankan diri-Nya untuk membebaskan mereka dari tuntutan dosa (Kol. 2:13-14; Rom. 8:1-2).

Di sinilah kita dipanggil untuk mengampuni karena kita sudah menjadi orang yang sudah dikuduskan dan dikasihi (ay. 12). Paulus dalam Kol. 3:13 berkata, "Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain.

Apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian." 

Ayat ini kembali menegaskan bahwa kita mengampuni bukan karena orang lain layak, tetapi karena kita sendiri telah lebih dulu diampuni oleh Tuhan.

Ketika kita mengampuni siapa pun juga, kita sedang mencerminkan sifat Kristus yang hidup dalam diri kita.

 

Saudaraku, mengampuni tidak berarti menyangkal rasa sakit, tetapi menyerahkan hak membalas kepada Allah atau tidak membiarkan kebencian menguasai hati kita.

Orang percaya diingatkan cara mengampuni dengan mengenakan belas kasihan dan kesabaran, bukan kemarahan dan kepahitan.

Di situlah hati dipulihkan, relasi disembuhkan, dan damai sejahtera Kristus memerintah hidup kita (Kol. 3:15). Pengampunan adalah keputusan moral dan rohani untuk tidak membalas. Amin.

 

Doa: Ya, Tuhan Yesus, bukalah hati kami agar selalu mengampuni orang yang telah menyakiti kami. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT