Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 7 Mei 2026  Kidung Agung 8:1-2  Kebangkitan Yesus Mengajak Berbagi Kebaikan

Alfianne Lumantow • Selasa, 5 Mei 2026 | 10:17 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Kidung Agung 8:1-2

TEMA : KEBANGKITAN YESUS MENGAJAK BERBAGI KEBAIKAN

"Akan kutuntun engkau dan kubawa ke rumah ibuku, la yang telah mengajar aku. Akan kuberi engkau minum anggur yang harum, sari buah delimaku" (ay.2)

 

Albert Einstein (Ilmuan) berkata, "Nilai seseorang dilihat dari apa yang dia berikan, bukan dari yang dia terima. Hal ini tentu mengungkap sedikit dari sosok mempelai perempuan di nas kita ini.

Ada nilai diri yang lahir dari tindakan memberi. Inilah arti 'hidup' saat seseorang menerjemahkannya sebagai tindakan yang tidak berpusat pada diri sendiri dan berdampak positif bagi sesama, lingkungannya.

Biasanya ini lahir dari kedewasaan moral dan spiritual seseorang.

 

Nas ini mengungkapkan pengandaian, "Seandainya.." (ay.1) alias belum terjadi, tetapi secara psikologis bisa dimaknai sebagai wujud nyata dari 'kerinduan', bahkan luapan cinta mempelai perempuan berjumpa kekasihnya.

Jika menjumpainya, ia akan memberi minum anggur harum, sari buah delimanya. Sungguh, gadis ini meluapkan rasa cintanya yang penuh kebahagiaan.

Namun, luapan cinta di sini tidak saja beraroma erotis, tetapi juga tampak ada pengakuan dan penghargaan seorang anak pada ibu yang melahirkannya, serta mengajar sejak kecil sampai dewasa dan dapat mengaplikasikan "kasih" dengan baik, berkualitas dalam hidup, yakni berbagi kebaikan pada orang lain.

Di sini kita belajar bahwa tindakan berbagi kebaikan kepada sesama harus dimulai dari adanya relasi yang intim dengan Allah.

Hal ini perlu agar mencapai ketulusan berbagi seperti yang dikehendaki Allah (2 Kor.9:9; 2 Tim.6:18). Kebangkitan Kristus menopang kita menyatakan iman dan kasih secara nyata di tengah dunia.

Membagi kebaikan berarti menunjukkan kasih Kristus dalam tindakan konkret di tengah keluarga, gereja dan masyarakat.

 

Marilah kita hidup dalam relasi intim dengan Allah sehingga dapat menyatakan perbuatan baik membagikan berkat kepada sesama secara nyata. Inilah tindakan iman.

Kita harus berbagi kebaikan karena kita lebih dulu menerima kebaikan dari Tuhan yang bangkit.

 

Doa: TUHAN Yesus, kuatkan iman kami agar kami dapat berbagi berkat kepada sesama seperti yang Kau kehendaki untuk kami wujudkan dalam dunia. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT