Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 8 Mei 2026, Kidung Agung 8:3-4  Kristus Bangkit Menyelamatkan Dunia

Alfianne Lumantow • Rabu, 6 Mei 2026 | 10:59 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Kidung Agung 8:3-4

TEMA : KRISTUS BANGKIT MENYELAMATKAN DUNIA

“Tangan kirinya ada di bawah kepalaku, tangan kanannya memeluk aku”(ay.3)

“Siapakah yang memiliki otoritas atas kehidupan dan keselamatan manusia?”  Pertanyaan ini menjadi esensial di era peradaban modern, di mana usaha, pencapaian, dan kemampuan individulebih diprioritaskan dalam memahamimakna hidup.

Ketika iman menghadapi tuntutan rasional dan individualism, hal ini memengaruhi cara seseorang menjawab pertanyaan tersebut, sekaligus menegaskan bahwa tidak ada definisi keyakinan yang dapat diterapkan secara universal dalam masyarakat yang beragam.

Oleh sebab itu. Pemaknaan mengenai keselamtan manusia bersifat relative, tergantung pada kebutuhan dan aktifitas masing-masing individu, sehingga diperlukan penyelarasan antar pandangan tersebut.

 

Berbeda dengan uraian di atas, nas kita pagi ini menegaskan keselamatan sepenuhnya berada dalam kendali Allah, seperti pertanyaan sang gadis tentang tidak membangkitkan cinta sebelum waktunya.

Dalam iman, manusia tidak bias mempercepat rencana Allah; segalanya terjadi sesuai waktu dan kehendak-Nya yang penuh kasih. S

ang gadis menggambarkan kehangatan hubungan dengan kekasihnya. “Tangan kirinya ada di bawah kepalaku, tangan kanannya memeluk aku” (ay.3).

Hal ini menunjuk kemesraan kedua kekasih memadu cinta dengan penuh kehangatandan kebahagiaan. Ini pun masih angan-angan sang gadis, tetapi jika waktunya tiba, menjadi sangat istimewa baginya di hadapan sang kekasih yang dirindukannya.

Keselamatan adalah proyeksi cinta kasih Allah yang penuh hormat pada manusia dan semata-mata bertujuan menyelamatkan umat-Nya.

 

Keselamatan bukan hasil usaha manusia, tetapi buah dari kasih Kristus yang bangkit. Kristus tidak tinggal jauh di surga, tetapi Dia turun ke dunia, memikul penderitaan manusia, mati dan bangkit untuk memeluk kita kembali.

Mari membuka hati, membiarkan kita dipeluk oleh Yesus yang bangkit, lalu pergi memberitakan kasih-Nya yang menyelamatkan dunia.

 

Doa : Dengan kehangatan kasih-Mu teguhkan kami memberitakan karya kebangkitan-Mu ke seluruh dunia. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT