Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Pemdua, Renungan Harian, Sabtu, 9 Mei 2026, Kidung Agung 8:8-10  Kasih Yang Melindungi

Alfianne Lumantow • Kamis, 7 Mei 2026 | 08:19 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Kidung Agung 8:8-10

TEMA : KASIH YANG MELINDUNGI

Keluarga adalah wujud cinta kasih Allah. Menjaga dan melindunginya adalah salah satu cara kita menghargai Allah.

Bila la tembok, akan kami dirikan atap perak di atasnya; bila ia pintu, akan kami palangi dia dengan palang kayu aras. (Kid 8:9)

 

Di sepanjang minggu, kita membaca Kidung Agung dan melihat bagaimana kasih Allah digambarkan lewat hubungan cinta kasih antar sepasang kekasih.

Namun, dalam bacaan kita sekarang, kita melihat contoh cinta kasih yang lain, yaitu di dalam keluarga. Ketika mempelai perempuan bercerita tentang adik perempuan, dia menggunakan kata kami, menandakan bahwa bukan hanya satu saudaranya, tapi ada kakak dan anggota keluarga yang lain.

Semuanya ingin merawat dan menjaga adik perempuan itu, menunjukkan betapa besar kasih dan sayang mereka.

 

Dari cerita mempelai perempuan ini pun, penulis menggambarkan luasnya cinta kasih Allah kepada umat-Nya. Kasih-Nya hanya bagaikan cinta kekasih, tetapi juga bagaikan cinta kasih anggota keluarga yang lain.

Dalam kehidupan pun, kita melihat wujud cinta kasih Allah, lewat kehadiran orang tua dan saudara-saudari kita. Semuanya saling menjaga dan melindungi, dan dari merekalah kita belajar besarnya kasih Allah.

 

Kasih yang begitu besar itu, harus kita respons juga secara benar. Banyak orang yang lupa akan besarnya kasih dalam keluarga, sehingga sibuk mencari keluarga.

Ada juga anak muda yang menganggap bahwa apa yang keluarga lakukan hanya menghalangi, padahal itu adalah bentuk perlindungan yang didasarkan rasa kasih sayang. Respons yang paling tepat tidaklah lain adalah rasa hormat.

 

Ketika kita menghormati orangtua dan anggota keluarga kita yang lain, secara tidak langsung kita pun menunjukkan rasa hormat kita kepada Tuhan.

Sebuah keluarga pun, akan jadi keluarga yang utuh jika semua anggotanya memiliki rasa saling menghormati dan mengasihi yang sama.

Rasa utuh itulah yang menjadi perlindungan kita, kita tidak perlu takut menghadapi kerasnya kehidupan, karena kita punya keluarga yang mencerminkan kasih Allah. Amin. 

 

Doa: Tuhan, terimakasih atas keluarga yang Engkau hadirkan melindungiku Ajarlah aku untuk terus mengasihi dan menghormati mereka.. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA PEMUDA #GPIB #Renungan Harian