Pembacaan Alkitab : Wahyu 2:1-7
TEMA : PEMUDA YANG MEMPUNYAI KASIH
"Kami anak muda yang memiliki kasih mula-mula
"Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan." (ay.5b)
Kiri kanan, 'ku lihat saja banyak pohon cemara. Kiri kanan 'ku lihat saja banyak pohon cemara." Masih ingatkah dengan lagu masa kecil kita ini? Ini adalah lagu yang terkenal saat kita masih kecil, lagu yang menggambarkan begitu indah dan sejuknya pemandangan di gunung.
Namun, sekarang apakah itu masih bisa kita rasakan? Kenyataannya sekarang banyak gunung yang mulai di gunduli, baik itu dijadikan penginapan, tempat liburan, bahkan untuk proyek-proyek yang menguntungkan beberapa pihak.
Dalam bacaan hari ini yang terambil dari Wahyu 2:1-7, mau menggambarkan kehidupan jemaat di Efesus dengan ketekunan dan kesetiaan yang sangat luar biasa.
Namun, dibalik itu ternyata jemaat di Efesus ini melupakan satu hal yang menjadi dasar kehidupan mereka, yaitu kasih mula-mula.
Kasih mula-mula bukan hanya soal hubungan pribadi dengan Tuhan, tapi juga tentang relasi dengan sesama dan seluruh ciptaan-Nya.
Ketika kasih itu memudar maka iman pun akan melemah dan berakibat relasi dengan ciptaan-Nya tidak akan baik-baik saja. Yesus mengingatkan jemaat di Efesus agar bertobat dan kembali kepada kasih mula-mula (ay 5).
Sobat muda, renungan hari ini sangatlah relevan dalam perjalanan hidup kita sebagai anak muda. Kita diingatkan untuk kembali kepada kasih mula-mula yang memelihara, menjaga dan memulihkan kehidupan.
Bukan hanya hubungan kehidupan pribadi kita dengan Tuhan, tapi lebih dari itu kita dengan sesama dan seluruh ciptaan-Nya.
Kita dipanggil menjadi pelaku pemulihan ciptaan-Nya sehingga kita dapat merasakan janji yang Tuhan berikan, yaitu pohon kehidupan (ay.7) yang merupakan simbol pemulihan dan kehidupan yang utuh dalam Tuhan.
Kita adalah alat Tuhan untuk memulihkan dan menjaga alam serta ciptaan-Nya bagi generasi mendatang. Amin.
Doa: Tuhan, ampuni kami bila kami lupa akan kasih mula-mula. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow