Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 11 Mei 2026, Wahyu 2:8-11  Setia Sampai Mati

Alfianne Lumantow • Jumat, 8 Mei 2026 | 11:48 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Wahyu 2:8-11

TEMA : SETIA SAMPAI MATI

Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita : …. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan (ay, 10)

 

Apabila secara seksama kita membaca firman kepada jemaat di Smirna mala mini, maka kita tidak menemukan “teguran” Tuhan atas yang dilakukan oleh jemaat ini, di bandingkan Wahyu kepada jemaat lainnya.

Keterangan yang kita peroleh di ayat 9a, bahwa jemaat Smirna adalah jemaat yang miskin dan mengalami banyak kesusahan, akibat fitnahan yang mereka alami dari orang-orang yang disebut “jemaat iblis”.

Karena itu,  Yohanes mencatat di ayat 9b, bahwa mereka sebenarnya adalah orang-orang yang terkategori “kaya”di hadapan Tuhan. Ukuran “kekayaan”disini adalah nilai keteguhan dan kesetiaan dalam beriman kepada Tuhan.

 

Pesan Tuhan di ayat 10a: “janganlah takut terhadap apa yang harus engkau derita”.  Dilanjutkan pula di ayat 10 bagian akhir : “ …. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan megaruniakan kepadamu mahkota kehidupan”.

Luar biasa! Sebuah statement yang sangat dibutuhkan jemaattatkala secara fisik, batin dan spiritual; mereka diperhadapkan dengan penderitaan yang berat.

Ungkapan “jangan takut,”, juga hendak menegaskan kepada umat Tuhan, agar mereka tetap berani menyatakan kebenaran sebataimana telah terpatri di dalam iman mereka.

Sebab, acapkali ketika berada di tengah desakan dan acaman, pilihan yang diambil oleh banyak manusia adalah mengamankan diri dan mengesampingkan iman.

 

 Sebagai umat Tuhan, mari kita belajar dari sikap kesetiaan iman yang ditunjukkan secara terbuta oleh jemaat di Smirna.

Mereka tidak takut pada ancaman yang membawa mereka pada penderitaan fisik, namun tetap menyatakan kesetiaan iman kepada Tuhan, sampai akhir hidup.

Bagi mereka, firman Tuhan janjikan “mahkota kehidupan”, yaitu kemuliaan kekal yang diberikan bagi mereka yang hidup dalam kesetiaan dan ketaatan yang sungguh di tengah berbagai keadaan hidup.Amin.

 

Doa : Tuhan, beri kami kesabaran untuk selalu mengedepankan iman. Terpujilah Tuhan, yang mencintai hidup kami, Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT