Pembacaan Alkitab : Wahyu 12:13-18
TEMA : TUHAN MENYELAMATKAN
"Namun, bumi menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya." (ay. 16)
Kitab Wahyu menyingkapkan perjuangan gereja di tengah pergolakan dunia melalui drama surgawi antara naga dan umat Allah.
Fokus utama teks ini bukan pada kekuatan musuh, melainkan pada keagungan perlindungan Tuhan yang bekerja secara berdaulat untuk memelihara milik-Nya.
Di balik setiap krisis sejarah, ada tangan Tuhan yang tidak terlihat tetapi setia menjaga setiap langkah orang percaya dengan penuh kasih.
Wahyu 12:13-18 menggambarkan permusuhan sengit di mana iblis, yang gagal mengalahkan Kristus, meluapkan amarahnya kepada gereja melalui penganiayaan dan tipu muslihat.
Namun, Tuhan tidak membiarkan umat-Nya binasa; la memberikan kekuatan supranatural, disimbolkan dengan sayap burung nasar, untuk membawa mereka melampaui badai penderitaan ke tempat perlindungan yang aman.
Bahkan mencoba saat musuh menghanyutkan iman melalui ajaran sesat dan tekanan duniawi, kedaulatan Tuhan atas semesta sanggup membendung serangan tersebut dengan cara tak terduga.
Meski peperangan spiritual terus berlangsung, keselamatan dari Tuhan menjadi jaminan penyertaan yang kokoh bagi mereka yang setia memegang perintah Allah dan kesaksian Yesus.
Sebagai kesimpulan, narasi ini memberikan sauh iman bahwa tidak ada kekuatan yang mampu memisahkan kita dari perlindungan Allah.
Kita dipanggil menjalani hidup tanpa ketakutan, karena hasil akhir sejarah telah ditentukan oleh kemenangan Kristus.
Tuhan yang memelihara umat di padang gurun adalah Tuhan yang sama yang menyertai kita hari ini, memastikan kita tetap aman dalam naungan-Nya hingga kerajaan-Nya tegak sepenuhnya untuk selama-lamanya. Amin.
Doa: Tuhan, tolonglah kami agar terus hidup beriman dan menyadari bahwa Engkau selalu menyelamatkan kami. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow