Pembacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 2: 14-21
TEMA : ROH KUDUS MENGUBAH HIDUP
Berani karena benar, benar karena setorut kehendak-Nya
"Barang siapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan (ay: 21)"
Petetrus dan para murid sebelumnya hidup dalam ketakutan dan keterasingan. Untuk berbicara dan menyampaikan kabar keselamatan mereka diliputi kekhawatiran, minder dan ketakutan.
Peristiwa Pentakosta memantik mereka untuk berani dengan lantang menyuarakan kabar keselamatan Allah bagi dunia.
Sobat muda, terkadang karena rasa ketidakpercayaan diri atau takut, kita enggan untuk menyuarakan kebenaran. Kita memilih diam, terpengaruh dan jatuh di dalam dosa.
Nyata ada ketidakadilan terhadap sesama karena diskriminasi dan bullying di sekitar kita. Bahkan nyata juga upaya untuk memperkaya diri sendiri melalui korupsi baik dalam lingkungan studi, tempat pekerjaan maupun dalam pelayanan di gereja.
Lantas apakah hidup yang demikian yang diajarkan oleh Tuhan Yesus? Melalui renungan pada hari ini, Roh Kudus menuntun dan mengubah hidup kita untuk menjadi pemberani seperti Petrus.
Yang dengan berani dan lantang menyatakan kuasa dan kasih Kristus kepada banyak orang. Menyatakan apa yang menjadi kebenaran sesuai dengan nubuatan dari nabi Yoel.
Saat ini sebagai pemuda yang mengaku percaya dan mengimani Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita juga dapat menjadi pemberani seperti Petrus dan para murid Yesus.
Ketika ada ketidakadilan di hadapan kita maka dengan tegas kita harus menolak untuk tidak ikut ikutan dan sebaliknya memberikan pertolongan kepada sesama yang mengalami ketidakadilan tersebut.
Jika kita tidak dapat berbuat sesuatu yang bersinggungan langsung untuk mengatasi ketidakadilan tersebut, baiklah kita tidak menjadi pelaku atau suporter dari ketidakadilan tersebut.
Roh Kudus yang sama yang membersamai para murid di hari Pentakosta akan menuntun, memampukan dan mengubah hidup kita untuk berani menyatakan kabar keselamatan dan menyebarkan kasih Allah bagi ciptaan-Nya. Amin.
Doa: berikanlah kami hikmat dan kekuatan untuk menjadi pewarta kabar keselamatan dari Mu di dalam hidup kami. Amin
Editor : Alfianne Lumantow