Pembacaan Alkitav : Kisah P. Rasul 2: 14-21
TEMA : KARYA ROH KUDUS DAN KESELAMATAN MANUSIA
"Barang siapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan" (ay. 21)
Pada peristiwa Pentakosta, para murid berbicara dalam berbagai bahasa, namun mereka dikritik dan disindir kalau sedang mabuk oleh anggur manis (lih. Ay. 13).
Oleh sebab itu, Petrus kemudian tampil dan menjelaskan kepada orang banyak terkait peristiwa Pentakosta yang mereka saksikan.
Petrus menegaskan mereka tidak mabuk seperti yang mereka sangka. Melainkan pemenuhan karya Allah yang telah dijanjikan sejak dahulu.
Melalui nubuat Nabi Yoel, Petrus menjelaskan bahwa Allah sedang bekerja dengan cara yang baru, di mana Roh Kudus hadir untuk menyentuh dan mengubah kehidupan manusia.
Petrus menekankan bahwa karya Roh Kudus tidak hanya dialami oleh orang-orang tertentu, tetapi oleh semua orang tanpa terkecuali, baik itu tua dan muda, maupun laki-laki dan perempuan.
Selain itu, tujuan utama dari karya Roh Kudus itu ditegaskan dalam ayat 21: "Barang siapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan."
Artinya, keselamatan adalah anugerah Allah yang terbuka bagi semua orang yang dengan iman berseru kepada-Nya.
Melalui Roh Kudus, Allah membuka hati manusia untuk senantiasa berharap dan bersandar pada-Nya. Bukan hanya itu, Roh Kudus menuntun setiap orang untuk memperbaiki hidupnya menjadi baik.
Bacaan hari ini mengingatkan bahwa iman Kristen bukan sekadar aktif dalam berbagai kegiatan gereja, tetapi tentang bagaimana membangun hubungan yang baik dengan Allah dan sesama.
Roh Kudus terus bekerja menuntun kita kepada iman yang sejati. Iman yang tampak dalam tindakan bahwa Allah turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi manusia.
Karya Roh Kudus tidak pernah berhenti bekerja dalam kehidupan setiap orang yang berharap dan berseru kepada Allah. Amin.
Doa: Ya Tuhan, terangilah hati kami dalam menyebarkan Injil-Mu, sehingga dunia memuliakan-Mu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow