Pembacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 2: 29-36
TEMA : YESUS KRISTUS ADALAH TUHAN DAN MESIAS
"Jadi, seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus" (ay.36)
Bacaan saat ini merupakan lanjutan dari khotbah Petrus. Petrus melanjutkan khotbahnya dengan menjelaskan bahwa Daud, bapa leluhur mereka, telah mati dan dikuburkan.
Artinya, meskipun Daud sangat dihormati sebagai bapa bangsa, ia tetaplah manusia yang mengalami kematian.
Bahkan Daud sendiri menyadari akan janji Allah bahwa seorang dari keturunannya akan duduk di atas takhtanya untuk selama-lamanya.
Oleh sebab itu, Petrus menegaskan bahwa Yesus adalah penggenapan nubuat itu.
Allah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, dan para rasul menjadi saksi dari peristiwa tersebut. Kebangkitan ini menunjukkan bahwa Yesus benar-benar hidup dan berkuasa, serta menegaskan bahwa maut tidak berkuasa atas-Nya.
Artinya, kematian Yesus bukan peristiwa kebetulan, melainkan penggenapan janji Allah dalam sejarah keselamatan.
Petrus menyampaikan fakta kebenaran pada orang Israel pada saat itu, agar mereka sungguh percaya bahwa Yesus yang mereka salibkan itu telah ditetapkan Allah sebagai Tuhan dan Mesias. Yesus adalah Tuhan dan Mesias yang berdaulat atas hidup kita.
Karena itu, mengakui Yesus sebagai Mesias berarti mempercayakan hidup sepenuhnya kepada karya keselamatan-Nya dan hidup dalam ketaatan kepada kehendak-Nya setiap hari.
Bacaan ini mengingatkan bahwa melalui kebangkitan Kristus telah membuktikan bahwa la adalah Tuhan dan Mesias yang berkuasa atas kehidupan manusia.
Pengakuan bahwa Yesus adalah Tuhan dan Mesias hendak menempatkan Yesus sebagai pusat kehidupan iman, dan bukan sekadar simbol keagamaan.
Beriman kepada Kristus berarti menerima otoritas-Nya atas hidup manusia dan mengarahkan seluruh kehidupan kita kepada kehendak-Nya.
Dengan demikian, setiap orang percaya dipanggil untuk hidup secara bertanggung jawab di tengah dunia, dengan menunjukkan ketaatannya kepada Kristus. Amin.
Doa: Ya Tuhan, terima kasih telah menjadi Tuhan dan Kristus dalam perjalanan hidupku. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow