Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 31 Mei 2026, Imamat 19:30-32  Ketaatan Mendatangkan Kebahagiaan

Alfianne Lumantow • Kamis, 28 Mei 2026 | 08:57 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Imamat 19:30-32

TEMA : KETAATAN MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN

Kamu harus memelihara hari-hari Sabat-Ku dan menghormati Tempat Kudus-Ku. Akulah TUHAN (ay.30)

 

Pujian pembuka diambil dari KJ no. 20 dengan judul O, Hari Istirahat. Pujian ini hendak menggambarkan sebuah hari yang dikhususkan bukan hanya untuk beristirahat dari semua kesibukan.

Tetapi lebih dari itu merupakan waktu untuk bersekutu dengan Tuhan dan firman-Nya yang menyegarkan jiwa. Perikop hari ini juga bicara tentang suatu waktu khusus. Apakah itu?

 

Ayat 30, mengungkapkan perintah memelihara Sabat dan menghormati tempat kudus. Apa pentingnya memelihara hari Sabat?

Sabat merupakan waktu umat beristirahat dari semua kerja dan mengkhususkan waktu beribadah pada Tuhan.

Dalam waktu ini, bangsa Israel, laki-perempuan, anak maupun dewasa, tuan maupun hamba, orang asing bahkan hewan yang diperuntukkan untuk membantu pekerjaan pun dapat beristirahat.

Dalam waktu istirahat ini, umat beribadah kepada Tuhan. Selaras dengan memelihara Sabat, Tuhan memperingatkan umat untuk menghormati tempat kudus; tempat umat mempersembahkan korban bagi Tuhan.

Selanjutnya pada ayat 31, Tuhan memperingatkan umat-Nya untuk tidak mengikuti praktik ramal dan sihir yang lazim pada masyarakat kuno waktu itu.

Dan terakhir di ayat 32, Tuhan memperingatkan umat untuk menghormati para pemimpin dan orang tua. Perintah ini disejajarkan dengan perintah takut akan Allah. Apa yang bisa dipetik?

 

1. Hari ini kita diingatkan senantiasa memelihara persekutuan dengan Tuhan dan hanya bersandar dan berharap kepada Tuhan yang telah berkarya dalam hidup kita. Jangan terpe- ngaruh dengan praktik hidup yang tidak berkenan kepada Tuhan.

 2. Saat tema sabda Minggu ini menekankan tentang pemulihan keluarga, maka perikop bacaan kita mengingatkan bahwa menghargai orang tua sebagai pemimpin dalam keluarga, dan saling menghargai di tengah keluarga menjadi langkah awal proses pemulihan. Taat pada firman Tuhan, kita bahagia! Yakinlah! Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, terima kasih untuk inspirasi pagi ini, tolong kami men- jadi pelaku sabda agar bahagia menjadi bagian hidup kami hari demi hari. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT