Pembacaan Alkitab : Imamat 20:25-27
TEMA : ANTARA TUHAN DAN PERAMAL
"Apabila seorang laki-laki atau perempuan memanggil arwah atau roh peramal, mereka harus dihukum mati, dilempari dengan batu. Darah mereka ditanggungkan atas mereka sendiri" (ay.27)
Selamat malam saudaraku!
Saat masih duduk di bangku SMP atau SMA, saya pernah merasa antusias membaca ramalan bintang di majalah remaja. Rasanya seru mencocokkan isi ramalan dengan pengalaman sehari-hari.
Mungkin sebagian dari kita juga pernah melakukannya, bahkan tanpa sadar menyesuaikan rencana dengan apa yang tertulis di sana.
Namun, pernahkah kita bertanya: apakah itu sekadar hiburan, atau perlahan memengaruhi kepercayaan kita? Menariknya, perikop bacaan malam ini juga menyinggung praktik ramal-meramal. Mari simak bersama.
Perikop pembacaan kita masih berkenaan dengan tuntutan hidup kudus. Dimulai dengan ayat 25 tentang jenis hewan yang dapat dikonsumsi oleh umat Tuhan.
Dan berlanjut ayat 26 kembali bicara tentang keinginan Tuhan agar umat menjaga hidup yang benar di hadapan Tuhan.
Setelah itu, teks mengungkapkan hukuman yang diberikan Tuhan kepada orang yang suka memanggil arwah atau roh peramal.
Sungguh menakutkan ganjaran yang ditimpakan kepada mereka yaitu dilempari dengan batu sampai mati. Mengerikan bukan?
Apa yang dapat kita petik dari perikop ini?
- Tuhan Allah tidak mau "diduakan". IA menginginkan agar umat- Nya hanya mencari Dia dan percaya penuh kepada-Nya dan bukan kepada roh-roh orang mati atau pada ramal-meramal
- Percaya pada ramalan merupakan bentuk ketidakpercayaan pada Tuhan dan kuasa-Nya. Padahal sesungguhnya, hanya Tuhan Allah yang tahu masa depan kita karena Dialah yang memiliki hidup dan kehidupan kita.
- Tanamkan pada anggota keluarga kita untuk hanya percaya pada Tuhan. Saat hendak mengambil keputusan dalam hidup, minta petunjuk Tuhan dan bukannya mempercayai ramalan- ramalan yang kendati tampak menyakinkan, tetapi sebenarnya semua hanya tipu daya iblis. Berhati-hatilah!
Selamat beristirahat dalam dekapan kasih Tuhan. Amin
Doa: Tuhan, ajar hamba-Mu agar hanya memercayakan diri sepenuhnya pada-Mu dan bukan pada ramalan-ramalan yang menyesatkan. Amin
Editor : Alfianne Lumantow