Danantara Gabungkan Empat Manajer Investasi BUMN

Pratama Karamoy • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 15:58 WIB
Danantara Indonesia
Danantara Indonesia

 

JAKARTA – PT Danantara Asset Management (DAM) resmi mengambil alih pengendalian empat perusahaan manajer investasi milik BUMN. Total dana kelolaan atau asset under management (AUM) mencapai lebih dari Rp 170 triliun. Setelah akuisisi, Danantara menargetkan keempat entitas tersebut merger dalam waktu sekitar satu bulan untuk membentuk perusahaan manajemen aset terbesar di Indonesia.

Pengambilalihan ditandai dengan penandatanganan share purchase agreement (SPA) atau perjanjian pembelian saham atas PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BRI Manajemen Investasi, PT BNI Asset Management, dan PT PNM Investment Management pada Rabu (22/7).

Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan, langkah tersebut bukan sekadar transaksi pembelian saham. Konsolidasi ini merupakan upaya strategis untuk membangun kekuatan baru dalam industri manajemen investasi nasional. "Ini merupakan langkah besar untuk memperkuat industri manajemen investasi nasional. Keempat perusahaan ini memiliki pengalaman, jaringan, dan kapabilitas yang kuat, serta secara kolektif mengelola dana lebih dari Rp170 triliun," ujarnya di Jakarta kemarin (23/7). Dony menargetkan proses merger dapat dilakukan dalam waktu sekitar satu bulan.

Baca Juga: 38 Asosiasi Industri Minta Aturan Baru Tembakau Ditunda

Bidik Nasabah Ritel

Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi Hardiyanto Pilia mengatakan, perusahaan hasil konsolidasi akan mengembangkan produk investasi tematik untuk segmen ritel dan memperluas akses investasi melalui jaringan bank Himbara.

Strategi tersebut dinilai sejalan dengan pertumbuhan jumlah single investor identification (SID) nasional yang melampaui 20 juta investor. "Dengan basis investor ritel yang terus bertumbuh dan kepercayaan institusi yang semakin kuat, sinergi keempat entitas ini akan menjadikan perusahaan hasil konsolidasi sebagai mitra investasi pilihan," ujarnya. (mim/dio)

Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos
Headline BUMN Danantara