Pembacaan Alkitab : Ibrani 4:5-8
TEMA : HARI INI, BUKAN BESOK!
"Karena itu, la menetapkan lagi suatu hari, yaitu "hari ini", ketika la berfirman dengan perantaraan Daud jauh di kemudian hari..." (ay.7).
"Masa depan ditentukan bagaimana hari ini kamu mempersiapkannya". Jangan tunda besok.
Hari ini! Pernyataan ini menegaskan untuk tidak menahan-nahan persiapan bagi masa depan.
Memanfaatkan waktu, tekun dan disiplin mengatur pola hidup dan mempersiapkan fisik agar selalu prima menghadapi tantangan masa depan.
Masa depan cerah dimulai dari hari ini. Masa depan gemilang dipersiapkan hari ini.
Masa depan kehidupan iman juga tidak lepas dari masa kini. Bagaimana hidup kita saat ini menentukan "masa depan" kehidupan kekal.
Hal ini jelas diungkapkan penulis dalam nas firman malam ini. Ketaatan menjadi kunci memasuki perhentian Tuhan.
Siapa saja bisa masuk ke dalam perhentian-Nya atau sebaliknya, tidak semua bisa memasukinya. Jangan keraskan hati untuk setia dan taat.
Dengar panggilan dan seruan-Nya. Ayat 7b menegaskan jangan keraskan hati, jika hari ini kita mendengar suara-Nya.
Mendengar suara-Nya melalui setiap sapaan firman yang di dengar, membaca firman-Nya, dan tindakan nyata mewujudkan kebenaran firman-Nya.
Tidak boleh lengah dengan kondisi dunia saat ini. Kita bisa masuk dan terjerumus dengan permainan dunia yang semakin menjauh dari Sumber Kehidupan.
Yosua menjadi gambaran untuk menjelaskan bahwa jika Tuhan telah menetapkan waktu-Nya, tidak ada hari lain (ay.8).
"Hari ini", kerjakan karya-Nya dalam hidup kita. Wujudkan dan nyatakan norma dan nilai kehidupan sehari-hari.
Jangan menunggu sampai akhir. Perbuatlah sesuai kehendak-Nya bukan kehendak dan mau kita. Hari ini tidak bisa terulang atau kembali.
Hari yang dijalankan akan berlalu dan berakhir. Di malam hari ini, renungkan apakah kita sudah melalui hari ini dengan benar.
Apakah hari ini sudah benar-benar menyatakan kehendak-Nya dalam perlintasan waktu yang telah dilewati. Lakukanlah! Amin.
Doa: TUHAN, "hari ini" kami mau lebih taat dan setia hanya kepada-Mu. Amin
Editor : Alfianne Lumantow