Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Senin, 26 Oktober 2026 | 09:33 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Ibrani 4:11-13

TEMA : JANGAN MENGANGGAP DIRI BIJAK

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan yang sama" (ay.11)

Masih dalam sukacita hari ulangtahun GPIB hari ini, apakah yang harus kita lakukan memasuki usia 78 tahun.

Beberapa refleksi yang menjadi catatan agar GPIB semakin bertumbuh hanya bagi kemuliaan-Nya. "Kualitas atau kuantitas yang menjadi ukuran suatu kegiatan",

"Apakah kehadiran kita menjadi berkat atau batu sandungan bagi orang lain dalam pelayanan",

"Apakah kita mengedepankan Kasih atau kuasa dalam menyelesaikan persoalan dalam pelayanan, dan "Sejauh mana kita menyadari bahwa tanggung jawab yang Tuhan percayakan sungguh-sungguh dilakukan dalam ketulusan bukan ke"fulus"an.

Masih terkait dalam makna renungan pagi, Firman Tuhan mengingatkan untuk "hari peristirahatan".

Hari dimana berhenti dari segala aktivitas untuk merenungkan setiap kegiatan yang sudah dilakukan dalam kehidupan dan pelayanan kita.

Bukan hari untuk bersantai, berleha-leha ataupun bermalas-malasan. Hari peristirahatan sesungguhnya menjadi momen yang memberikan perubahan diri menjadi lebih baik.

Perubahan yang menyadari akan perbaikan menuju kebaikan. Jelas bahwa ketika kita masuk dalam hari peristirahatan ada semangat baru.

Tidak terjebak pada hari kebiasaan yang berujung pada rutinitas semata. Lebih parah lagi, tanpa sadar kita terus dan terus melakukan kesalahan

.."baiklah kita masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan yang sama" (ay.11).

Mari mensyukuri penyertaan Kasih Allah atas 78 tahun, karakter GPIB kita nyatakan dalam meneruskan dan melanjutkan perjalanan G (Global), P (pelayanan) sebagai Gereja GPIB.

Gereja yang (=Peduli), I (=Inovatif), B (=Berbuah). Semuanya dapat dilakukan jika memiliki hati yang takut Tuhan.

Tanggung jawab dijalankan dengan kerendahan hati dan ketulusan. Pasti pelayanan akan lebih dirasakan damai dan humanis.

Dirgahayu GPIB. Tuhan Memberkati Bahtera GPIB mengarungi "lautan pelayanan" sampai akhir zaman. Amin.

 

Doa: Allah tritunggal, syukur atas "peristirahatan" hari ini untuk menyadari ketidaklayakan diri melayani-Mu. Amin

Editor : Alfianne Lumantow
RENUNGAN MALAM GPIB SABDA BINA UMAT