Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Selasa, 10 November 2026,  Filemon 1:11-12  Jadilah Orang Berguna

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Kamis, 5 November 2026 | 14:43 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Filemon 1:11-12

TEMA : JADILAH ORANG BERGUNA

"...tetapi sekarang sangat berguna, baik bagimu maupun bagiku." (ay. 11)

Pada masa lalu, Onesimus adalah seorang hamba dalam keluarga Filemon. Ia kemudian melarikan diri dan diduga telah merugikan tuannya.

Tindakan itu memutus jaringan relasionalnya dengan Filemon dan keluarga.

Dalam masyarakat Yunani-Romawi, perbudakan merupakan praktik yang dianggap wajar.

Relasi tuan- hamba bukan sekadar hubungan kerja, melainkan struktur sosial yang menentukan identitas dan nilai seseorang.

Seorang budak dinilai berdasarkan fungsi serta kegunaannya bagi sang tuan.

Dalam masa pelariannya, Onesimus bertemu dengan Rasul Paulus dan mengalami pertobatan.

Perjumpaan itu membawanya memasuki cara hidup yang baru. Kedekatan pun terjalin di antara mereka, bahkan Paulus menganggap Onesimus sebagai anak rohani dan melibatkannya dalam karya pelayanan.

Paulus kemudian bermaksud mengembalikannya kepada Filemon, sebab Onesimus telah menjadi pribadi yang berguna dalam pengertian spiritual.

Makna hidup tidak lagi diukur semata-mata dari fungsi sosial dan ekonomi, melainkan dari partisipasi dalam misi Kerajaan Allah.

Onesimus yang dahulu teralienasi kini dipulihkan menjadi pribadi yang terintegrasi, bukan hanya dengan keluarga Filemon, tetapi juga ke dalam tubuh Kristus.

Bagi siapa pun yang sedang menghadapi kegagalan, kehilangan pekerjaan, persoalan keluarga, keterpurukan finansial, atau lama tidak memperoleh promosi jabatan, jangan buru-buru menghakimi diri sebagai orang yang gagal dan tidak berguna.

Selama kita tetap menyatu dengan Tuhan, sehingga kebaikan moral dan etis mengalir dari kehidupan kita, kita tetap menjadi pribadi yang berguna.

Penderitaan dan cobaan tidak menentukan nilai seseorang. Nilai manusia tidak semata-mata ditentukan oleh produktivitas, jabatan, atau pengakuan orang lain, melainkan oleh kasih Allah yang memulihkan dan memberi tujuan baru.

Di dalam Kristus, masa lalu bukanlah akhir dari perjalanan hidup kita, tetapi membuka masa depan baru. Amin.

 

Doa: Engkaulah Tuhan yang menciptakan aku menurut gambar dan rupa-Mu. Terima kasih Tuhan, aku ini berharga, dicintai, dan berguna di mata-Mu. Amin

Editor : Alfianne Lumantow
RENUNGAN PAGI GPIB SABDA BINA UMAT