Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 14 November 2025, Amsal 27:1-2 Jangan Mengagungkan Diri.

Alfianne Lumantow • 2025-11-12 09:31:14
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Amsal 27:1-2

JANGAN MENGAGUNGKAN DIRI

"Janganlah memuji diri tentang esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu." (ay.1)

Merasa bangga atas pencapaian atau keberhasilan diri adalah sesuatu yang wajar. Kita bisa bangga pada diri sendiri atas pencapaian karier atau karya. Namun yang menjadi persoalan adalah jika kebanggaan diri yang berlebih atas hasil yang dicapai tersebut. Akhirnya menuju kepada kesombongan diri. Ironis tanpa sadar kabanggaan diri yang lebih bahaya adalah kebanggaan atas prediksi sesuatu yang belum terjadi di masa depan. Seakan-akan kita mengetahui bahkan mengatur" segala hal yang akan kita lakukan dan itu pasti berhasil.

Pernyataan penulis Amsal agar kita tidak memuji diri adalah tepat. Penulis mengingatkan, tidak ada yang dapat menentukan apa yang akan terjadi besok sebagai manusia. Manusia tidak mampu untuk mengendalikan hari esok kecuali Tuhan. Manusia hanya bisa merencanakan, tetapi Tuhanlah yang menentukan. Memuji diri untuk hal-hal yang terjadi besok, karena Tuhan sajalah yang mengetahui apa yang akan terjadi. Bagi Amsal, biarlah pujian diberikan bukan dari diri sendiri, tetapi dari orang lain. "Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu" (ay.2a) bahkan dari mulut "orang yang tidak kau kenal dan bukan bibirmu sendiri" (ay 2b). Apa yang kita perbuat dan hasil dari perbuatan biarlah orang lain yang menilai.

Pagi ini dalam memulai aktivitas, Firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak memuji apalagi membanggakan diri. Hendaklah Kebangaan diri harus dalam makna bersyukur. Syukur kepada Tuhan atas setiap keberhasilan yang diperoleh. Kita jujur mengakui bahwa setiap keberhasilan bukan karena kekuatan kita, tetapi Tuhan. Kita hanya berusaha dalam kemampuan diri. Tuhan akan memberikan kemampuan agar kita dapat melakukan apa yang menjadi harapan kita. Jangan pernah untuk menentukan apa yang akan kita dapatkan. Amin.

 

Doa: Allah, sadarkan kami untuk tidak bermegahkan diri sendiri. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT