Yunus 2:7
DOA MENGUBAH SEGALANYA
Saat kita dalam keadaan terpuruk sekalipun, Tuhan selalu menolong kita di waktu yang tepat.
"Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada TUHAN, dan sampailah doaku kepada-Mu, ke dalam bait-Mu yang kudus." (ayat 7)
Sobat muda tentu pernah mendengar nama Andy F. Noya? Ia seorang pengacara la menceritakan kehidupannya.
Saat remaja ia melihat prinsip-prinsip yang diajarkan di gereja tidak dihidupi oleh tetangganya yang kebetulan warga jemaat, lalu ia tidak pergi ke gereja untuk jangka waktu yang lama.
Andy menghadapi tantangan dan rintangan yang besar dalam kehidupannya ketika ia bepergian menggunakan pesawat dan hampir jatuh karena badai, ia selamat karena istri dan anak- anaknya berdoa.
Saat kakaknya mengidap kanker dan membutuhkan biaya operasi yang cukup besar, ia berdoa minta pertolongan Tuhan.
Dan biaya untuk operasi kakaknya pun ia dapatkan saat ia menjadi pembicara dan mendapatkan honor yang jumlahnya sama dengan biaya operasi kakaknya.
Sobat muda, bacaan kita hari ini memperlihatkan bagaimana Yunus berdoa kepada Tuhan.
Kalau kita membaca pasal sebelumnya, memang Yunus lari dari tanggung jawab yang diberikan Tuhan.
Kemudian Yunus menyerahkan dirinya dan berdoa meminta pertolongan Tuhan.
Situasi yang dihadapi Yunus dalam bacaan hari ini, mungkin membuat kita bertanya apakah Yunus terselamatkan?
Jawabannya, Tuhan mendengarkan doa, keluh kesah bahkan di saat kita tidak sanggup menjalani kehidupan.
Tuhan tetap mendengarkan dan memberikan pertolongan, kelegaan, ketenangan dan keselamatan untuk kita seperti dalam bacaan hari ini.
Sobat muda yang dikasihi oleh Tuhan, kehidupan kita pasti tidak sesuai dengan harapan kita; ada tantangan dan rintangan yang harus kita hadapi.
Jika kita tidak sanggup, janganlah putus asa dan janganlah takut, selagi kita meminta pertolongan kepada Tuhan.
la pasti menolong dan memampukan kita dalam menghadapi tantangan dan rintangan. Tuhan memberkati! Amin
Doa: Ya Tuhan, ajarilah aku untuk selalu mengingatmu dan berserah kepadamu, Amin.
Editor : Alfianne Lumantow