JAGOSATU.COM - Misteri kematian Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante, anak Tamara Tyasmara, akhirnya terungkap.
Kekasih Tamara, Yudha Arfandi, ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti tega membunuh Dante.
Tamara melaporkan kematian anaknya ke polisi karena merasa ada yang janggal.
Dari laporan tersebut, kini kasus kematian Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante pun terungkap.
Benar saja, dari hasil penyelidikan pihak berwajib, Dante meregang nyawa secara tidak wajar di tangan kekasih Tamara Tyasmara yakni Yudha Arfandi.
Dari pantauan JawaPos.Com, terungkap bahwa kekasih Tamara Tyasmara kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Penangkapan Yudha Arfandi oleh pihak kepolisan pun membuat Tamara Tyasmara tak habis pikir.
Meski demikian, mantan istri DJ Angger Dimas mengucap syukur setelah kekasihnya diamankan polisi di kontrakannya yang terletak di bilangan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.
"Alhamdulillah pelaku sudah ketangkap," ujar pemain film Zodiac: Apa Bintangmu? itu di Polda Metro Jaya, Jumat (9/2).
Diakui Tamara, ia dan Yudha telah dekat sekitar 2 tahun belakangan, ia tidak pernah mengira kekasihnya itu nekat berbuat sekejam itu kepada anaknya.
Sementara itu, saat ini Yudha sedang menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
Yudha dijerat dengan empat pasal berlapis, mulai dari UU Perlindungan anak, pasal pembunuhan, pembunuhan berencana, hingga pasal kelalaian yang mengakibatkan orang meninggal dunia.
Pasal yang paling berat di antara pasal-pasal yang disangkakan terhadap Yudha Arfandi adalah pasal pembunuhan berencana. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara.
Sementara dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial, tindak pembunuhan yang dilakukan Yudha terhadap Dante pun terungkap.
Dari detik-detik CCTV yang dibagikan oleh akun media X @tanyakanrl, Yudha terlihat berulang kali menenggelamkan Dante.
Di saat Dante sudah terkapar lemas, kekasih Tamara Tyasmara tampak membawa Dante menepi dan seolah memberi bantuan untuk menyelamatkan sang bocah.
Sayangnya, Dante yang telah tenggelam dan terkapar lemas pun tak bisa tertolong dan meninggal dunia. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey