jagosatu.com- Perkembangan teknologi, termasuk di dunia K-pop, semakin pesat.
Namun, kemajuan ini juga menimbulkan kekhawatiran bagi para idol K-pop.
Baru-baru ini, popularitas cover lagu yang dihasilkan oleh AI (Artificial Intelligence) meningkat pesat.
Cover-cover ini menarik ribuan, bahkan jutaan penonton, karena suara yang dihasilkan AI terdengar seperti artis asli yang menyanyikannya.
Banyak idol K-pop yang menyadari dampak dari teknologi AI ini.
SEVENTEEN bahkan bereaksi terhadap versi AI yang viral menyanyikan lagu ‘Magnetic’ dari ILLIT, tetapi mereka juga menyampaikan kekhawatiran mereka.
BBC juga sempat dikritik karena memberikan informasi yang salah terkait penggunaan AI dalam musik.
Sebuah publikasi asal Inggris, 'Music Magpie', baru-baru ini meneliti dampak AI terhadap para musisi.
Hasilnya tidak mengherankan jika banyak idol K-pop yang termasuk dalam laporan tersebut.
Dalam daftar artis AI yang paling banyak diputar, banyak idol K-pop yang masuk dalam jajaran tersebut.
BLACKPINK menduduki peringkat pertama dengan lebih dari 17 juta penayangan pada lagu-lagu yang dihasilkan AI.
Jimin dari BTS, Jennie, Stray Kids, TWICE, NCT DREAM, dan ENHYPEN juga masuk dalam daftar 20 besar.
Yang paling mengejutkan adalah jumlah pendapatan yang bisa hilang akibat AI berdasarkan data dari Spotify.
BLACKPINK berisiko kehilangan lebih dari Rp7,1 miliar.
BABYMONSTER juga berisiko kehilangan lebih dari Rp4,6 miliar.
Idol K-pop lain seperti Stray Kids, Jungkook BTS, Jennie BLACKPINK, dan TWICE juga berpotensi kehilangan pendapatan yang besar.
Meskipun AI merupakan kemajuan teknologi yang bisa digunakan untuk hal-hal positif, di sisi lain, AI juga memberikan dampak negatif bagi industri hiburan, terutama bagi industri hiburan Korea.