Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sony Pede Bisnis Anime Meledak Seperti Era Kejayaan PS1 ke PS2, Apa Alasannya?

ALengkong • 2025-08-13 08:02:32

Sony beralih ke bisnis anime
Sony beralih ke bisnis anime

Jagosatu.com - Sony kembali menunjukkan keseriusannya di industri anime dengan pernyataan yang bikin heboh para penggemar.

Menurut GamesRadar, Sony menyebut bisnis anime mereka saat ini berada pada tahap yang mirip dengan masa kejayaan PlayStation antara era PS1 dan PS2.

Pernyataan ini membuat banyak orang penasaran karena perbandingan itu mengacu pada periode ketika PlayStation benar-benar menguasai pasar game global.

Sony sendiri kini memiliki berbagai aset penting di dunia anime, termasuk Aniplex dan layanan streaming Crunchyroll.

Baca Juga: Gaji Rp1,5 Miliar per Episode?! Ini Deretan Aktris Terkaya Korea Tahun 2025!

Dilansir dari GamesRadar, kesuksesan film Demon Slayer: Infinity Castle menjadi salah satu pemicu kepercayaan diri Sony.

Film tersebut meraih pendapatan hampir 120 juta dolar AS hanya di Jepang dalam waktu singkat.

Angka ini menempatkan Demon Slayer: Infinity Castle di jajaran film anime terlaris tahun ini.

Sony menilai momentum ini mirip dengan masa ketika PlayStation 1 sukses besar dan membuka jalan bagi ledakan penjualan PlayStation 2.

Bagi yang belum tahu, PS1 dan PS2 adalah konsol game legendaris yang mendominasi pasar pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an.

Sony tampaknya ingin mengulang kesuksesan itu, namun kali ini di ranah anime, bukan hanya game.

Menurut pihak Sony, pasar anime global masih sangat luas dan belum dimaksimalkan sepenuhnya.

Mereka yakin ekspansi internasional lewat platform seperti Crunchyroll akan jadi kunci pertumbuhan besar.

Crunchyroll sendiri kini sudah menjadi layanan streaming anime terbesar di dunia dengan jutaan pelanggan aktif.

Selain itu, Sony juga memiliki akses ke produksi anime kelas atas lewat studio-studio ternama di Jepang.

Kombinasi distribusi global dan produksi konten eksklusif membuat posisi Sony sangat strategis.

Fenomena Demon Slayer hanyalah awal dari rencana besar yang mereka siapkan.

Sony juga berencana meningkatkan jumlah anime orisinal yang dirilis tiap tahunnya.

Langkah ini diharapkan bisa memperluas jangkauan penonton, termasuk pasar di luar Jepang.

Dengan pendekatan ini, Sony berharap bisa menciptakan “era keemasan anime” layaknya masa keemasan PS1 dan PS2 di industri game.

Jika strategi ini berhasil, penggemar anime di seluruh dunia mungkin akan merasakan gelombang konten besar seperti yang terjadi di industri game dua dekade lalu.

(J)

Editor : ALengkong
#playstation #BisnisAnime #Anime #sony #DemonSlayer #Crunchyroll