JAGOSATU.COM - Buah Pisang merupakan tanaman asli Asia Tenggara dan di Indonesia dikenal dengan berbagai varietas dan jenis.
Sebagaimana dilansir dari data Badan Pusat Statistik (BPS), masyarakat Indonesia memiliki konsumsi buah pisang yang mencapai rata-rata 24,71 gram per kapita per hari.
Pisang, selain menjadi pilihan populer sebagai sumber potasium, juga mengandung jumlah gula yang cukup signifikan.
Buah pisang kaya akan kandungan potasium, antioksidan, dan serat yang bermanfaat. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), pisang berukuran sedang mengandung sekitar 105 kalori, 1 gram protein, 0 gram lemak total, 27 gram karbohidrat, 3 gram serat, 14 gram gula, dan 422 mg kalium.
Berikut adalah manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari konsumsi buah pisang, sebagaimana dilaporkan oleh Eating Well pada Selasa (24/20):
- Meningkatkan Energi
Pisang dapat dijadikan camilan yang sehat ketika dikonsumsi bersama dengan lemak atau protein yang baik. Hal ini disebabkan oleh kandungan karbohidrat pada pisang, yang dapat memberikan energi berkelanjutan jika dikonsumsi bersama makanan sehat lainnya. Anda bisa mencoba menggabungkan pisang dengan segenggam almond atau secangkir yogurt, atau menggunakan pisang sebagai topping pada oatmeal.
- Mempertahankan Berat Badan
Mengonsumsi pisang sebagai bagian dari makanan seimbang dapat membantu merasa kenyang lebih lama, yang pada gilirannya dapat mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan berkalori tinggi yang melebihi kebutuhan kalori harian.
- Meningkatkan Asupan Serat
Pisang berukuran sedang mengandung sekitar 3 gram serat. Jenis serat yang terdapat dalam pisang, yaitu pektin, dapat membantu menjaga pencernaan tetap teratur. Pisang dengan kulit berwarna hijau memiliki kandungan pektin lebih tinggi dibandingkan pisang yang sudah matang.
- Meningkatkan Kesehatan Jantung
Pisang mengandung potasium yang baik, dengan satu buah pisang menyediakan sekitar 9% dari asupan potasium harian yang direkomendasikan. Ini menjadikan pisang sebagai pilihan yang baik, terutama bagi mereka yang mengikuti diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension), yang direkomendasikan untuk penderita penyakit jantung.
- Mengurangi Risiko Penyakit Kronis
Pisang memiliki jumlah antioksidan yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan buah beri, herba, dan sayuran lainnya.
Konsumsi pisang dapat membantu mengurangi dampak negatif dari stres oksidatif pada tubuh, yang dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan tubuh.
Namun, penting untuk diingat bahwa meskipun kaya akan potasium, individu dengan penyakit ginjal harus membatasi konsumsi pisang dan buah lain yang mengandung potasium.
Baca Juga: Pemkot Bitung Gelar Program Komoditi Murah untuk Kendalikan Harga Beras
Terlalu banyak konsumsi pisang, karena tinggi kalium, dapat menyebabkan hiperkalemia. Sebagai panduan umum, konsumsi satu hingga dua buah pisang per hari cukup, dan sebaiknya dikonsumsi bersama dengan protein atau lemak.
Sebagai informasi tambahan, saat ini, pisang jenis Cavendish menjadi primadona karena dagingnya yang lembut dan manis serta kulitnya yang tidak terlalu tebal.(jpg)