JAGOSATU.COM -Sakit kepala bisa datang secara tiba-tiba dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Penting untuk mengenali berbagai jenis sakit kepala, frekuensinya, dan tingkat keparahannya.
Untuk meredakannya, ada berbagai cara alami tanpa menggunakan obat-obatan yang bisa kamu coba.
Namun, jika kamu mengalami sakit kepala secara terus menerus, konsultasikan dengan dokter.
Berikut adalah beberapa metode sederhana dan alami yang dapat membantu mengatasi sakit kepala:
1.Istirahat
Melansir dari Health, sakit kepala menjadi salah tanda bahwa tubuh perlu istirahat. Tak jarang kamu sibuk dan enggan meluangkan waktumu untuk beristirahat dan membuat sakit kepala muncul.
Kamu bisa meluangkan waktu sekitar 10 menit, berbaring, dan rileks akan membuat kamu menjadi lebih baik. Kamu bisa berbaring di ruangan yang gelap dan berventilasi baik kemudian cobalah untuk tidur selama satu jam.
2. Makan dengan porsi yang kecil namun sering
Rasa tidak nyaman pada kepala itu mungkin tanda bahwa kamu mengalami rendahnya gula darah. Kamu bisa segera mengonsumsi sesuatu yang bisa membantu meningkatkan gula darah kamu.
Penelitian pada 2015 di Nutrients menunjukkan, makanan yang kaya akan mineral magnesium seperti biji chia, almond, bayam, dan kacang hitam bisa membantu kamu meredakan sakit kepala.
Seseorang dengan sakit kepala yang mengonsumsi makanan kecil sepanjang hari bisa membantu gula darah lebih konsisten dan tidak mengalami penurunan.
3. Mandi air panas
Kebanyakan orang lebih menyukai air dingin daripada air panas ketika mandi. Namun, mandi air hangat bisa membantu kamu meredakan sakit kepala, terlebih jika sakit kepalamu berkaitan dengan pilek dan sinus.
Studi 2016 dalam Canadian Medical Association Journal menemukan, meskipun menghirup uap panas bukan pengobatan yang efektif untuk gejala sinus, namun air panas bisa membantu meredakan sakit kepala.
4. Tetap terhidrasi
Sakit kepala bisa jadi tanda kamu terkena dehidrasi, yang merupakan proses hilangnya air dalam tubuh. Cukupkan cairan dalam tubuh dengan mengonsumsi air sepanjang hari.
Penelitian pada 2021 yang diterbitkan di Current Pain and Headache Reports menemukan, dehidrasi bisa menyebabkan sakit kepala dan memperburuk sakit kepala.
Menurut National Academy of Medicine, pria wajib mengonsumsi sebanyak 15-16 gelas air dalam sehari, sedangkan perempuan harus mengonsumsi 11-12 gelas dalam sehari.
Kamu bisa mendapatkan kebutuhan air dari sumber lain selain air putih, seperti cairan rendah kalori yaitu teh atau susu rendah lemak serta mengonsumsi buah-buahan.
5. Mencoba akupuntur
Dikutip dari Women's Health, akupuntur merupakan pengobatan alternatif Tiongkok kuno yang melibatkan penyisipan jarum ke bagian tubuh tertentu.
Jika kamu mengalami sakit kepala atau migrain dalam waktu enam hari per bulan, mulailah pengobatan akupuntur ini. Menurut penelitian pada 2017 di Medicine, akupuntur bisa meredakan gejala migrain.
6. Kurangi tingkat stress
Stres yang berkepanjangan bisa menimbulkan sakit kepala, kamu bisa menjalankan me time atau meluangkan waktu sendiri untuk meredakan stres.
Sakit kepala tegang merupakan kontraksi otot atau sakit kepala akibat stres karena adanya hubungan antara stres dan postur tubuh.
Durasi sakit kepala ini bisa terjadi sekitar 30 menit hingga tujuh hari dan terasa kencang pada sekitar kepala.
7. Pijat belakang leher
Kamu bisa menekan bagian belakang leher dengan ujung jari telunjuk jari. Ini dapat membantu kamu meredakan migrain atau sakit kepala.
Cara kerjanya cepat karena otot-otot di area ini menegang ketika kamu mengalami stres, sehingga menyebabkan kepala terasa sakit. Dengan menitikkan tempat sakitnya secara langsung akan lebih efektif.
8. Pijat pelipis atau sisi dahi
Pelipis atau sisi dari adalah tekanan lain yang dapat disentuh dengan mudah. Kamu bisa menggunakan ibu jari atau jari telunjuk untuk memijatnya.
Tekanan ringan pada area pelipis secara stabil, selain itu kamu bisa gerakan jari kamu dengan gerakan memutar kecil sampai rasa sakit mereda.
9. Pijat di antara alis
Sakit kepala sering terjadi di sekitar alis, kamu bisa memberikan tekanan yang stabil pada area antara alis dengan atas pangkal hidung.
Berikan tekanan ini selama beberapa menit dan lakukan berulang kali hingga rasa nyeri pada kepala mereda. Menyentuh titik tekanan ini bisa membantu kamu meredakan nyeri akibat kelelahan mata.
10. Istirahat dari depan komputer
Kelelahan mata bukan menjadi penyebab utama sakit kepala, namun menghabiskan waktu lama di depan komputer bisa membuat kamu rentan sakit kepala.
Penelitian yang diterbitkan pada 2016 di Cephalalgia menunjukkan, adanya hubungan antara tingginya waktu menatap layar dan migrain pada orang dewasa.
Kamu bisa memperhatikan kursi, meja, dan komputer yang digunakan yang bisa membantu kamu mengurangi ketegangan pada leher. Sering-seringlah beristirahat setiap 30 menit dan lakukanlah peregangan.
Dengan mencoba metode-metode ini, kamu bisa meredakan sakit kepala tanpa perlu obat-obatan. Tetapi ingat, jika sakit kepala terus berlanjut, segera konsultasikan dengan dokter untuk penanganan yang lebih lanjut. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey