Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Junk Food: Kenapa Kita Sulit Menolaknya dan Apa Bumbu Rahasia yang Bikin Ketagihan?

Aprilia Sahari • 2023-11-17 11:20:35
Ilustrasi makanan junk food (Tangkapan Layar Youtube Kok Bisa?).
Ilustrasi makanan junk food (Tangkapan Layar Youtube Kok Bisa?).

JAGOSATU.COM - Hai, foodies! Siapa yang bisa menolak godaan pizza, donat, atau cemilan favorit lainnya? Kita semua tahu bahwa makanan-makanan ini bukanlah pilihan yang sehat, namun, mengapa kita masih sulit untuk tidak mencintainya bahkan hingga merelakan persahabatan demi sepotong kulit ayam?

Ternyata, ada bumbu rahasia di balik kenikmatan junk food yang membuat kita sulit melepaskannya. Junk food, misalnya, punya bumbu andalan yang sebenarnya bukanlah rahasia. Sebelum kita membicarakan lebih lanjut tentang junk food, kita perlu memahami bahwa label "junk food" bukan hanya simbol makanan yang dianggap tidak sehat, tetapi juga mengandung sedikit nutrisi.

Mia, seorang ahli gizi, mengungkapkan bahwa bumbu-bumbu dalam junk food bisa membuat otak manusia ketagihan. Meskipun kita tidak perlu menyatakan perang terhadap nasi, gula, atau minyak secara langsung, namun kombinasi bahan-bahan ini dapat merangsang otak untuk merasa bahagia, seolah-olah baru saja mendapatkan cinta.

Namun, perlukah kita merespon junk food dengan perlawanan? Menurut penelitian, nasi, gula, dan minyak goreng sendiri tidak begitu membuat ketagihan. Namun, saat bahan-bahan ini digabungkan, mereka dapat merangsang otak dan membuat kita ingin terus makan.

Junk food, bahkan, dapat "hack" otak kita, membuatnya tidak mengirim sinyal untuk berhenti makan. Dampaknya dapat membuat kita terus makan junk food secara berulang, yang pada akhirnya dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Lalu, mengapa dari awal ada orang yang menciptakan makanan lezat namun kurang sehat ini? Sebagian besar karena manusia selama ribuan tahun hanya makan satu jenis makanan dalam satu hari. Ketika makanan olahan dengan kandungan yang kompleks muncul, otak manusia belum sempat berevolusi untuk mengenali jenis makanan baru.

Namun, ada harapan untuk tetap menikmati kulit ayam tanpa merasa bersalah. Inovasi teknologi yang dapat mengirim sinyal ke otak, memberi tahu bahwa makanan dengan kandungan tertentu sudah cukup manis, dapat membantu mengurangi konsumsi gula.

Jadi, meskipun kita tidak perlu sepenuhnya menolak junk food, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak. Jangan lupa untuk seimbangkan asupan dengan makanan yang kaya nutrisi. Sehatkan tubuh, sehatkan pikiran, dan tetaplah penasaran!

Sumber: Youtube Kok Bisa?

Editor : Aprilia Sahari
#pizza #bumbu rahasia #junk food #donat