Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Optimalkan Kinerja Otak Meski Kurang Tidur, Rutinkan Olahraga Ringan 20 Menit

Deiby Rotinsulu • 2023-11-27 14:31:02
Kinerja Otak Tidak Optimal saat Bekerja Akibat Kurang Tidur (inc.com)
Kinerja Otak Tidak Optimal saat Bekerja Akibat Kurang Tidur (inc.com)

JAGOSATU.COM - Melalui riset yang dipublikasikan dalam jurnal Physiology and Behaviour, tim peneliti dari University of Portsmouth menemukan bahwa melakukan aktivitas fisik ringan selama 20 menit dapat meningkatkan kekuatan otak, terutama setelah mengalami kurang tidur semalaman.

Hasil studi ini memberikan pandangan baru mengenai dampak positif dari aktivitas fisik terhadap kinerja kognitif, bahkan dalam kondisi kelelahan.

"Temuan ini secara signifikan menambah pengetahuan kita tentang hubungan antara olahraga dan pemicu stres serta membantu memperkuat pesan bahwa gerakan adalah obat bagi tubuh dan otak," ungkap Peneliti Joe Costello, seperti dilansir dari antaranews.com, Senin (27/11).

Pernyataan tersebut dicatat dalam liputan Medical Daily pada 24 November lalu, menyoroti pentingnya aktivitas fisik sebagai solusi bagi kesehatan mental dan fisik, terutama dalam menghadapi stres.

Dalam mencapai hasil ini, peneliti melakukan dua percobaan terpisah, masing-masing melibatkan 12 partisipan.

Uji coba pertama mengevaluasi dampak kurang tidur sebagian terhadap kinerja kognitif. Peserta hanya diberi kesempatan tidur selama lima jam setiap malam selama tiga hari, memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana kurang tidur dapat memengaruhi fungsi otak.

Sementara itu, uji coba kedua fokus pada penilaian dampak dari kurang tidur total dan paparan hipoksia.

Dalam uji coba ini, peserta tidak diizinkan tidur semalaman dan ditempatkan dalam lingkungan hipoksia untuk menyimulasikan kondisi rendah oksigen.

Setiap pagi selama percobaan, peserta diberikan tujuh tugas yang harus mereka lakukan saat beristirahat dan saat bersepeda.

Mereka juga diminta menilai tingkat kantuk dan suasana hati sebelum menyelesaikan setiap tugas, memberikan pemahaman yang lebih holistik tentang dampak kurang tidur total dan paparan hipoksia terhadap kinerja kognitif dan respons emosional.

Hasil dari kedua uji coba tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kinerja kognitif setelah para peserta menjalani sesi bersepeda selama 20 menit.

Costello menjelaskan bahwa olahraga memberikan dampak positif pada kinerja kognitif dengan meningkatkan aliran darah otak dan oksigenasi.

Bahkan ketika olahraga dilakukan di lingkungan dengan tingkat oksigen rendah, partisipan masih mampu melaksanakan tugas kognitif lebih baik dibandingkan dengan kondisi istirahat dalam lingkungan serupa.

Studi ini tidak hanya mengungkapkan bahwa kinerja kognitif seseorang tidak sepenuhnya tergantung pada area prefrontal cortex (PFC) di otak, tetapi juga menyoroti kompleksitas faktor-faktor lain yang mungkin turut berperan dalam mempengaruhi fungsi kognitif individu.

Temuan ini membuka ruang untuk pemahaman yang lebih holistik tentang dinamika interaksi antara berbagai bagian otak dalam konteks kinerja kognitif.(jpg)

 
 
Editor : Deiby Rotinsulu
#otak #kurang tidur #jurnal #olah raga #Penelitian #Ringan #Keseahatan