JAGOSATU.COM - Paru-paru basah (pneumonia) merupakan suatu kondisi peradangan pada organ paru-paru yang umumnya dipicu oleh infeksi bakteri, virus, jamur, atau agen lainnya.
Kondisi ini dapat mengenai satu atau kedua paru-paru.
Gejala paru-paru basah dapat beragam, namun umumnya melibatkan demam, batuk, sesak napas, nyeri dada, dan produksi dahak berwarna.
Pneumonia dapat mempengaruhi individu dari berbagai kelompok usia, tetapi risiko lebih tinggi pada anak-anak, orang tua, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang melemah.
Meskipun biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur, pneumonia juga dapat dipicu oleh sejumlah kebiasaan sehari-hari.
Sebagaimana dilaporkan oleh laman Health Line pada Senin (22/1/2024), berikut adalah kebiasaan sehari-hari yang dapat menyebabkan paru-paru basah:
1. Merokok dapat merusak saluran pernapasan dan meningkatkan risiko infeksi pada paru-paru.
2. Paparan terhadap polusi udara, asap rokok, juga dapat meningkatkan risiko terkena paru-paru basah.
3. Paparan terhadap zat-zat berbahaya seperti asap industri, atau bahan kimia tertentu dapat meningkatkan risiko paru-paru basah.
4. Paru-paru basah sering kali menular dari orang ke orang melalui tetesan kecil yang dilepaskan ke udara saat seseorang batuk atau bersin.
Berada di dekat orang yang terinfeksi dapat meningkatkan risiko penularan.
5. Menjaga gaya hidup yang sehat dengan olahraga teratur, pola makan seimbang, dan cukup istirahat dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan melindungi kesehatan paru-paru. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey