Lima Pilihan Minuman Pagi yang Baik untuk Kesehatan Ginjal

ALengkong • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 09:50 WIB
Ilustrasi orang minum air (doc: Freepik)
Ilustrasi orang minum air (doc: Freepik)

MANADOPOSTID - Ginjal merupakan organ vital yang bertugas menyaring limbah dari darah, mengatur tekanan darah, sekaligus menjaga keseimbangan cairan, elektrolit, dan pH dalam tubuh. Menurut ahli gizi Lydia Bunszel, pola makan memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan ginjal, sebagaimana dikutip dari siaran Eating Well, Selasa (28/7). Ia menjelaskan, ginjal turut berperan dalam memproses dan mengatur berbagai nutrisi yang dikonsumsi tubuh setiap harinya, sehingga kebiasaan sederhana seperti memilih minuman pagi yang tepat dapat membantu menjaga organ tersebut tetap sehat dan berfungsi optimal.

Air putih menjadi pilihan utama yang direkomendasikan para ahli. Meminumnya di pagi hari dapat membantu mengembalikan cairan tubuh yang berkurang setelah tidur semalaman. Dietisien Sheila Patterson menjelaskan, kebiasaan ini turut mendukung ginjal dalam menjalankan fungsi-fungsi pentingnya, termasuk menyaring limbah dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Sementara itu, dietisien Amanda Roll menambahkan bahwa air putih juga membantu menurunkan risiko batu ginjal, karena berperan mengencerkan mineral dalam urine yang berpotensi membentuk kristal.

Selain air putih, kopi hitam tanpa gula juga masuk dalam daftar minuman yang direkomendasikan. Nutrisionis Hannah Coven mengutip sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi kopi sekitar satu hingga dua cangkir per hari dapat membantu menurunkan risiko penyakit ginjal kronis sekaligus memperlambat perkembangannya. Ia menjelaskan, kopi hitam kaya akan antioksidan yang dapat melindungi sel-sel ginjal dari peradangan dan stres oksidatif, meski penambahan gula atau krim dapat mengurangi manfaat tersebut.

Teh hijau turut disebut sebagai pilihan yang baik, karena kandungan kafeinnya lebih rendah dibanding kopi namun kaya akan polifenol, khususnya katekin, yang berperan melawan stres oksidatif dan peradangan. Coven mengutip penelitian yang menunjukkan konsumsi teh hijau dapat menurunkan risiko pembentukan batu ginjal, sekaligus dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit ginjal kronis dan laju filtrasi glomerulus yang lebih baik, yakni ukuran efektivitas ginjal dalam menyaring darah.

Minuman fermentasi seperti kefir juga dinilai bermanfaat bagi kesehatan ginjal. Sejumlah studi observasional menunjukkan keterkaitan antara konsumsi produk susu kaya probiotik dengan risiko penyakit ginjal kronis yang lebih rendah, kemungkinan karena membantu memulihkan keseimbangan bakteri baik di dalam usus.

Terakhir, jus cranberry turut direkomendasikan Coven karena dapat membantu menurunkan risiko infeksi saluran kemih berulang, kondisi yang jika tidak ditangani berpotensi berkembang menjadi infeksi ginjal. Kandungan proantosianidin dalam cranberry dipercaya membantu mencegah bakteri menempel pada dinding saluran kemih. Ia menyarankan untuk memilih jus cranberry murni 100 persen tanpa tambahan gula.

Para ahli menekankan, apa pun jenis minuman yang dipilih, menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi kunci utama untuk mengoptimalkan fungsi ginjal. Bagi yang memiliki riwayat penyakit ginjal atau riwayat gangguan ginjal dalam keluarga, disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi guna menentukan pola makan yang paling sesuai.

Editor : ALengkong
Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5669033/pilihan-minuman-pagi-untuk-membantu-menjaga-kesehatan-ginjal?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=popular_right
#minuman #kesehatan ginjal