JagoSatu.com - Banyak orang kerap rela melewatkan sarapan demi mendapatkan waktu tidur yang lebih panjang di pagi hari. Padahal, sarapan justru menjadi salah satu cara paling efektif untuk menjaga energi tetap stabil sepanjang hari, demikian disampaikan ahli gizi Samantha Peterson dalam siaran Real Simple, Senin (27/7).
Menurut Peterson, sarapan berperan penting dalam mengembalikan pasokan glukosa ke otak, organ yang paling banyak membutuhkan energi agar seseorang tetap bisa berpikir jernih dan fokus menjalani aktivitas. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan ini membantu menstabilkan kadar gula darah, mengisi kembali nutrisi yang terpakai otak dan otot selama tidur semalaman, sekaligus memberi sinyal bagi metabolisme tubuh untuk keluar dari mode istirahat.
Senada dengan itu, ahli gizi olahraga Dawn Jackson Blatner, RDN, CSSD menambahkan bahwa kualitas kalori yang dikonsumsi turut menentukan kualitas energi yang dihasilkan tubuh. Ia menyarankan agar menu sarapan mencakup kombinasi karbohidrat, protein, dan lemak, mengingat masing-masing makronutrien tersebut memberikan manfaat yang berbeda. Karbohidrat menjadi sumber energi utama bagi otak dan otot, protein membantu menstabilkan energi dengan memperlambat proses pencernaan sekaligus mendukung otot dan metabolisme, sementara lemak memberikan energi yang lebih tahan lama dan terkonsentrasi.
Telur menjadi menu andalan karena tergolong sumber protein lengkap, mengandung seluruh asam amino esensial yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, sekaligus kaya vitamin B dan kolin yang mendukung energi otak, fokus, serta rasa kenyang. Bayam disarankan Blatner untuk ditambahkan bersama telur guna menciptakan sarapan yang lebih mengenyangkan sekaligus meningkatkan energi, berkat kandungan zat besi nabati yang membantu mengangkut oksigen ke sel-sel tubuh dan nitrat alami yang mendukung aliran darah.
Yogurt cocok dijadikan pilihan sarapan praktis karena kaya protein dan probiotik, yang membantu menjaga pencernaan, keseimbangan gula darah, serta suasana hati, terutama saat pagi hari terasa sibuk atau penuh tekanan. Kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti biji labu, almond, dan chia, mengandung magnesium yang mendukung ratusan reaksi tubuh dalam menghasilkan energi, dan bisa ditambahkan ke oatmeal atau yogurt sebagai pilihan sarapan cepat.
Oatmeal menjadi sumber karbohidrat gandum utuh berkualitas tinggi yang bisa dilengkapi dengan kacang, biji-bijian, dan buah beri agar lebih bergizi. Keju cottage kaya akan kasein, jenis protein yang dicerna perlahan sehingga membantu rasa kenyang dan energi tetap stabil, sekaligus mengandung kalsium yang mendukung fungsi otot dan metabolisme. Sementara itu, alpukat direkomendasikan karena kandungan lemak dan proteinnya membantu menjaga kestabilan energi sekaligus mencegah rasa lelah di pertengahan pagi, dan tergolong serbaguna untuk dipadukan dengan topping manis maupun gurih sesuai selera.
Editor : ALengkongSumber : https://www.antaranews.com/berita/5669152/telur-hingga-bayam-bisa-jadi-sarapan-yang-bantu-stabilkan-energi-tubuh?utm_source=antaranews&utm_medium=desktop&utm_campaign=popular_right