Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

'Tumbal Proyek', Horor Misteri tentang Penantian dan Rahasia Kelam di Balik Pembangunan

Amelia Beatrix • Minggu, 10 Mei 2026 | 16:23 WIB
Para pemain dan kru “Tumbal Proyek” menghadirkan kisah horor penuh misteri, kehilangan, dan rahasia kelam proyek pembangunan.
Para pemain dan kru “Tumbal Proyek” menghadirkan kisah horor penuh misteri, kehilangan, dan rahasia kelam proyek pembangunan.

JAGOSATU.COM - Film horor terbaru “Tumbal Proyek” siap menghantui layar bioskop Indonesia mulai 13 Mei 2026 dengan menghadirkan perpaduan misteri supranatural dan drama keluarga yang emosional. Diproduseri Dheeraj Kalwani dan disutradarai Jero Point, film ini membawa penonton masuk ke dalam kisah kelam di balik sebuah proyek pembangunan yang menyimpan rahasia mengerikan sekaligus luka mendalam sebuah keluarga yang terus menunggu kepulangan orang tercinta.

“Tumbal Proyek” berpusat pada perjalanan Yuda, diperankan Kiesha Alvaro, seorang anak yang hidup dalam bayang-bayang kehilangan sang ayah, Bayu, yang dimainkan Rendy Khrisna. Bayu dikisahkan hilang secara misterius saat bekerja di sebuah proyek pembangunan. Kepergian tanpa jejak itu meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga dan membuat Yuda tumbuh dengan pertanyaan yang tak pernah terjawab.

Rasa kehilangan dan harapan yang belum padam mendorong Yuda mencari kebenaran di balik hilangnya sang ayah. Namun pencarian tersebut justru menyeretnya ke serangkaian peristiwa janggal yang terjadi di kawasan proyek. Teror demi teror mulai muncul, membuka fakta kelam yang selama ini tersembunyi di balik pembangunan yang tampak biasa.

Konflik semakin kuat dengan kehadiran Laras, karakter yang diperankan Callista Arum. Laras menjadi sosok penting yang menemani perjalanan Yuda mengungkap misteri proyek tersebut. Hubungan keduanya dibangun melalui ketegangan, rasa takut, sekaligus ikatan emosional yang lahir dari luka dan kehilangan.

Sementara itu, Karina Suwandi hadir sebagai Bu Martha, tokoh yang mempertegas sisi drama keluarga dalam cerita. Karakter ini membawa emosi yang lebih dalam ketika rahasia masa lalu mulai terbuka satu per satu. Nuansa mistis film juga diperkuat lewat karakter Mbah Tarmo yang diperankan Fuad Idris, sosok orang pintar yang mengetahui berbagai kejadian ganjil di sekitar proyek.

Tidak sekadar menawarkan jumpscare dan suasana mencekam, “Tumbal Proyek” mencoba menghadirkan horor yang dekat dengan realitas kehidupan. Film ini berbicara tentang kehilangan, rasa bersalah, penantian, hingga keberanian menghadapi kebenaran meski harus berhadapan dengan sesuatu yang tak dapat dijelaskan logika.

Dengan latar proyek pembangunan yang gelap dan penuh misteri, “Tumbal Proyek” menjadikan pembangunan sebagai simbol kemajuan yang berubah menjadi ruang ketakutan ketika masa lalu yang terkubur mulai meminta jawaban. Melalui kisah keluarga yang menunggu kepulangan, film ini diharapkan tidak hanya menegangkan, tetapi juga menyentuh emosi penonton Indonesia.(ame)

Editor : Amelia Beatrix
#Tumbal Proyek #Kiesha Alvaro