JAGOSATU.COM – Epson Asia Tenggara resmi membuka pendaftaran The 17th Epson International Pano Awards 2026, kompetisi fotografi panorama terbesar di dunia yang menjadi ajang bergengsi bagi fotografer profesional maupun amatir untuk menampilkan karya visual terbaik mereka. Tahun ini, ajang tersebut menghadirkan kategori baru bertajuk Aerial, menandai berkembangnya kreativitas fotografi udara melalui penggunaan drone dalam seni panorama.
Sebagai sponsor utama, Epson Asia Tenggara kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung komunitas fotografi global, khususnya para fotografer dari kawasan Asia Tenggara yang semakin menunjukkan eksistensinya di panggung internasional.
Tahun lalu, fotografer asal Singapura William Chua berhasil meraih gelar Southeast Asia Open Photographer of the Year 2025 melalui karya berjudul Wildebeest, sebuah panorama detail yang menangkap intensitas migrasi besar-besaran di Kenya. Sementara itu, fotografer Vietnam Cao Thi Ngoc Diem menjadi finalis lewat karya artistik Silk of the Sea yang mengabadikan proses pencucian kain sutra di Phu Yen, Vietnam.
Penghargaan tahun ini menawarkan total hadiah senilai lebih dari US$50.000, termasuk hadiah uang tunai sebesar US$15.000. Pemenang utama kategori terbuka juga berkesempatan memperoleh hadiah produk dan uang tunai dengan nilai lebih dari US$11.000.
Selain kategori Aerial, kompetisi ini tetap menghadirkan kategori Alam dan Lanskap, Lingkungan Buatan dan Arsitektur, serta VR/360. Ragam kategori tersebut membuka peluang luas bagi fotografer untuk mengeksplorasi teknik visual dan kekuatan bercerita melalui format panorama.
Sejak pertama kali digelar pada 2010, Epson International Pano Awards terus berkembang menjadi ajang penting dalam dunia fotografi panorama. Pada 2025, kompetisi ini menerima lebih dari 3.000 karya dari 95 negara, dengan partisipasi Asia Tenggara yang terus meningkat setiap tahunnya.
Kurator The Epson International Pano Awards, David Evans, mengatakan penambahan kategori Aerial menjadi refleksi dari semakin luasnya kemungkinan kreatif dalam fotografi modern.
“Saya juga dapat mengumumkan adanya kategori baru, yaitu Aerial, dalam kompetisi Terbuka dan Amatir. Jika peserta mengirimkan lima foto atau lebih selama periode penyerahan awal, mereka akan memperoleh diskon 20 persen dan kesempatan memenangkan hadiah kurator senilai US$1.000,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Regional Produk Komersial & Industri Inkjet Epson Asia Tenggara, Hattori Tai, menilai Asia Tenggara memiliki komunitas fotografi yang sangat dinamis.
“Karya panorama menjadi medium kuat bagi para pencerita visual untuk menunjukkan perkembangan kota, garis pantai, dan budaya di kawasan ini. Epson ingin membantu lebih banyak fotografer regional mendapatkan pengakuan di tingkat global,” katanya.
Pendaftaran kompetisi dibuka hingga 13 Juli 2026, sementara periode pengajuan awal berlangsung sampai 22 Juni 2026. Kompetisi ini terbuka bagi fotografer dari seluruh dunia dengan syarat karya memiliki rasio panorama minimal 2:1, baik dalam format lanskap maupun potret.(ame)
Editor : Amelia Beatrix