Desainer Gaun Pengantin Taylor Swift Soroti Seni Patung di Panggung Dior Haute Couture Paris

ALengkong • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 19:51 WIB
Taylor Swift Wedding Dress (Foto : People.com)
Taylor Swift Wedding Dress (Foto : People.com)

 
Jonathan Anderson secara resmi memamerkan koleksi busana adibusana (haute couture) terbarunya untuk rumah mode Christian Dior musim gugur/dingin 2026-2027 di Paris pada Senin (6/7/2026). Peragaan busana ini digelar hanya beberapa hari setelah perancang busana asal Irlandia Utara tersebut merancang gaun pernikahan megah untuk penyanyi pop dunia, Taylor Swift.

Pernikahan Taylor Swift dengan bintang NFL Travis Kelce yang berlangsung di Madison Square Garden, New York, sukses menyita perhatian publik secara global. Kendati publik sangat penasaran dengan wujud gaun pengantin yang dirahasiakan tersebut, Anderson justru mengalihkan fokus panggung mode menuju eksperimen seni patung yang penuh estetika.

Koleksi adibusana kali ini mengambil inspirasi utama dari karya-karya seniman asal Amerika Serikat, Lynda Benglis, yang terkenal sejak era 1960-an melalui teknik penuangan material. Rumah mode Dior mengolah bahan kain layaknya material patung yang ditekan, diikat, serta dibentuk sedemikian rupa menjadi busana tiga dimensi.

Eksplorasi Desain Skulptural dan Reinterpretasi Bar Jacket

Berbagai rancangan yang ditampilkan menonjolkan detail lipatan presisi hasil pengerjaan tangan yang sangat rumit. Panggung peragaan memperlihatkan rok berhias kelopak perak foil yang bergerak dinamis, gaun lamé perak tanpa tali berhias pita raksasa, hingga celana panjang dan blus bermotif lipatan rapat.

Jaket Bar ikonik khas Dior yang menjadi ciri khas rumah mode tersebut sejak tahun 1947 turut mendapatkan rekreasi ulang dalam beberapa variasi unik. Anderson menampilkan jaket berpotongan pinggang ramping tersebut dalam balutan bahan tweed hijau pakis berumbai, pola houndstooth abu-abu berwujud pita besar, serta hiasan benang sifon yang dibiarkan terurai di bagian klem.

Eksplorasi estetika ini juga dihadirkan pada lini aksesori tas tangan yang dibuat dengan detail lipatan metalik. Sebanyak empat desain tas di antaranya dirancang secara khusus melalui kolaborasi langsung bersama Lynda Benglis.

Kehadiran Bintang Papan Atas dan Gaun Pengantin Penutup

Gelaran yang berlangsung di taman Museum Rodin Paris tersebut diselenggarakan di tengah gelombang panas yang menerpa Prancis. Sejumlah selebritas ternama dunia tampak memadati barisan depan panggung, mulai dari Sabrina Carpenter, Josh O'Connor, Priyanka Chopra Jonas, Nick Jonas, Naomi Watts, Rebecca Ferguson, hingga Alexa Chung.

Sesuai tradisi panggung adibusana, peragaan busana tersebut ditutup dengan penampakan model yang mengenakan gaun pengantin tanpa tali berwarna pucat yang dipadukan selubung sifon panjang. Gaun tersebut dihiasi bordiran bunga kaktus serta detail bulu dandelion, menjadi satu-satunya gaun pengantin buatan Anderson pekan ini yang dapat diabadikan oleh kamera publik.

Langkah berani Anderson menegaskan komitmen Dior dalam menghadirkan karya adibusana bernilai seni tinggi di tengah perhatian media yang masif. Penampilan ini sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perancang paling berpengaruh dalam lanskap mode internasional saat ini.

Editor : ALengkong
"dior" "taylor swift" "jonathan anderson" "fashion week" "haute couture"