Bukan Matcha Lagi! Teh Panggang Hojicha dari Jepang Kini Jadi Minuman Favorit Dunia

ALengkong • Dipublikasikan Selasa, 7 Oktober 2025 | 07:38 WIB

Jagosatu.com

Tren baru pecinta teh: Hojicha si teh panggang dari Jepang siap menaklukkan dunia!
Tren baru pecinta teh: Hojicha si teh panggang dari Jepang siap menaklukkan dunia!

Hojicha kini menjadi minuman yang ramai dibicarakan di berbagai belahan dunia.

Teh hijau panggang asal Jepang ini disebut-sebut mulai menyaingi popularitas matcha yang lebih dulu terkenal.

Dilansir dari Liputan6, hojicha dibuat dari daun teh hijau yang dipanggang hingga berwarna kecokelatan dan beraroma khas.

Proses pemanggangan ini membuat rasa teh menjadi lebih lembut dan tidak pahit seperti matcha.

Menurut ahli teh Jepang, teknik pemanggangan hojicha ditemukan pertama kali di Kyoto pada awal tahun 1920-an.

Aroma smoky yang dihasilkan dari proses panggangnya memberikan sensasi hangat yang menenangkan saat diminum.

Hojicha juga memiliki kadar kafein yang lebih rendah dibanding matcha, sehingga aman diminum di malam hari.

Rasa manis alami dan lembutnya membuat hojicha cocok dijadikan latte, es teh, hingga campuran dessert.

Kini, banyak kafe besar di dunia seperti Starbucks hingga kedai lokal menambahkan hojicha ke dalam menu mereka.

Di Indonesia, hojicha mulai digemari terutama di kalangan anak muda yang mencari cita rasa baru dari teh hijau.

Selain rasanya yang unik, warna kecokelatan hojicha juga membuatnya tampil menarik di berbagai minuman kekinian.

Barista menyebut, hojicha lebih mudah dipadukan dengan susu karena rasanya tidak terlalu kuat seperti matcha.

Beberapa kafe bahkan menjadikan hojicha signature drink karena aromanya yang khas dan mudah dikenali.

Menurut Liputan6, tren hojicha meningkat pesat dalam dua tahun terakhir berkat media sosial dan budaya minum teh Jepang yang populer.

Tagar #Hojicha di TikTok telah ditonton jutaan kali, menandakan minuman ini sedang naik daun secara global.

Selain enak, hojicha juga disebut memiliki manfaat kesehatan seperti menenangkan pikiran dan membantu pencernaan.

Teh ini juga kaya akan antioksidan meskipun tidak sebanyak matcha, karena sebagian hilang saat proses pemanggangan.

Namun, banyak orang memilih hojicha karena rasanya yang lebih ramah di lidah dan cocok diminum kapan saja.

Kini, hojicha bukan hanya teh tradisional Jepang, tetapi juga simbol gaya hidup modern yang menenangkan.

Apakah hojicha akan benar-benar menggeser posisi matcha sebagai teh paling populer di dunia?

(m)

Editor : ALengkong
Sumber : japan times, Starbucks Japan, Liputan6
TehJepang TrenMinuman GlobalTrend Lifestyle Matcha Hojicha