JAGOSATU.COM – Hitung mundur pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Utara (MW) dimulai. Jika tidak meleset, Panitia Pelaksana (Organizing Committee alias OC) menjadwalkan pelaksanan Muswil pada 18-19 Oktober 2026. Artinya tidak lebih sebulan ke depan, hajatan para alumni Ijo Itam itu akan menggema di Sulut.
Muswil X ini akan diikuti sedikitnya 12 Majelis Daerah (MD) Kabupaten/Kota se Sulut, dari ujung Talaud hingga Bolmong Selatan (Bolsel). Bolsel adalah pelaksana Muswil IX 2019 silam. Memang, dari 15 kabupaten/kota, baru 12 MD yang terbentuk. 3 MD, Sangihe, Talaud dan Sitaro masih dalam persiapan.
Jatah MD 2 orang, satu voters dan satu peninjau. 24 Orang ini akan jadi lokomotif Muswil ditambah utusan MW Presidium MW demisioner dan Presidium Majelis Nasional (MN).
Namun, rapat Steering Committee (SC) yang berlangsung Rabu (24/9) kemarin, tanggal pelaksanaan 18-19 adalah estimasi. Sambil menunggu kesiapan MN untuk hadir di Manado yang kali ini bertindak sebagai tuan rumah Muswil X. ‘’Sambil menunggu rekom tanggal pelaksanaan dari MN, kita sudah siapkan detail seluruh rangkaian acara Muswil,’’ jelas Ketua SC Iskandar Kamaru dan Sekretaris Idham Malewa.
Dengan rapatnya SC maka keran perebutan kursi Presidum dibuka. Sekadar gambaran, system kepemimpinan di MW KAHMI Sulut adalah Presidium. Jumlah 7 orang. Dipilih di arena Muswil. Lalu ditambah satu sekretaris dan satu bendahara umum. Sekretaris dan Bendahara akan dipilih oleh Presidium terpilih. Diambil berdasarkan usulan dari MD-MD pemegang hak suara.
Sekretaris SC Idham Malewa membocorkan aturannya. Berkas bakal calon presidium wajib masuk sebelum pleno 1 diketuk. Tidak ada toleransi. ‘’Pengumumanya baru akan dibuka di Pleno IV. Pansel (OC) yang saring, pimpinan sidang yang menetapkan,’’ tegas Idham.
Ketua SC Iskandar Kamaru juga mewarning, bahwa H-7 Muswil, surat lengkap kesiapan 12 MD sudah masuk. ‘’Isinya bukan cuma undangan. Ada draft Muswil, SK OC, SK SC, sampai surat Pansel (Panitia Seleksi). Semua lewat OC sesuai jadwal MN,’’ kata Iskandar yang juga Bupati Bolmong Selatan itu.
Pansel bertindak sebagai penyeleksi berkas bakal calon presidium. Pansel akan ditentukan kemudian.
Rapat SC berlangsung alot namun berujung kesepakatan bernuansa demokratis. Apalagi Pansel diminta melakukan seleksi ketat dan tracking ke-HMI-an bakal calon Presidium. ‘’Proses pengkaderan harus jelas, pernah menjadi pengurus cabang, komisariat dan lainnya yang sesuai regulasi MW. Selebihnya kita akan sepakati bersama OC dan Pansel. Balon Presidium memang murni kader, mengikuti proses pengkaderan yang jelas dan dikuatkan bukti-bukti sesuai ketentuan,’’ tegas Iskandar lagi.
Selain akan diwarnai sengitnya persaingan perebutan 7 kursi presidium MW periode 2026-2031, usai pembukaan panggung Muswil juga akan dihentak dengan Dialog Kebangsaan. Tiga nama besar disiapkan sebagai nara sumber: Victor Mailangkay, wakil gubernur Sulut, Presidium Demisioner Suhendro Boroma, CEO Jawa Pos Jaringan Media Nusantara (JJMN) dan Korpres MN KAHMI, Romo Muhammad Syafi’I, yang juga Wakil Menteri Agama RI.
Rapat SC kemarin dihadiri lengkap anggota SC, termasuk Korpres MW Sulut saat ini, Hi Suardi ‘Idun’ Hamzah, Mazahabullah ‘Ical’ Ali, Ketua OC ex officio SC, Rahmat Adam, Fitri Latief dan Feiby Ismail. Hanya Kalo Tahirun yang izin karena sedang dalam perawatan pasca operasi mata.
So, siap-siap Manado akan jadi saksi siapa yang akan naik podium menerima estafet Presidium Periode sebelumnya. Sekadar mengingatkan, Presidum hasil Muswil MW KAHMI Sulut 2019 di Molibagu, Bolsel adalah, Dr Abdurahman Konoras SH MH, Drs Hi Suhendro Boroma MSi, Dr (C) Iskandar Kamaru SPt, MSi, Dr dr Hi Taufiq Fredrik Pasiak, M.Kes, M.Pd,I, MH, CIPA, Dr Drs Hi Asripan Nani Msi, Hi Suardi Hamzah, Lucky Makalalag ST. Sekretaris Machabullah Ali SH dan Bendahara Tommy Gobel SE.(elas/dbs/etc)
Editor : Hairil Paputungan