Kegiatan ini fokus mengajarkan siswa membuat selai tomat sebagai produk pangan bernilai tambah dari hasil panen masyarakat lokal.
Desa Pontak dikenal sebagai wilayah dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani tomat.
Ketua PMP Universitas Prisma, Rostina Melphin, mengatakan program ini diawali dengan penelitian untuk memastikan produk yang dihasilkan bermutu dan aman dikonsumsi.
“Kami berharap siswa-siswi SMA Kristen Pontak bisa mengaplikasikan apa yang kami ajarkan, khususnya pembuatan selai tomat,” ujarnya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti pelatihan, mulai dari proses memasak hingga pengemasan produk.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan ini karena memberi wawasan baru sekaligus motivasi bagi siswa.
Kepala sekolah berharap program serupa dapat dilaksanakan kembali di masa mendatang.
Menurutnya, keterampilan membuat selai tomat bisa membuka peluang usaha kecil di Desa Pontak.
Pengolahan Selai Tomat sebagai Media Belajar dan Dukungan bagi UMKM Pangan Lokal di SMA Kristen Pontak, Minahasa Selatan.
Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga memberi dasar kewirausahaan bagi para siswa.
Produk olahan tomat diharapkan bisa berkembang menjadi UMKM lokal yang mendukung perekonomian desa.
Kegiatan ini sejalan dengan misi Universitas Prisma untuk menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Bagi siswa SMA Kristen Pontak, pengalaman ini menjadi pelajaran berharga di luar ruang kelas.
Program PMP juga memberi ruang bagi mahasiswa Universitas Prisma untuk menerapkan ilmu yang mereka pelajari.
Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan siswa sekolah menengah ini menunjukkan sinergi positif dunia pendidikan.
Dengan keterampilan baru ini, Desa Pontak memiliki peluang menjadi sentra olahan tomat di Minahasa Selatan.
Harapan besar lahir agar siswa bisa terus mengembangkan kreativitasnya dan menghasilkan produk unggulan.
Edukasi ini bukan sekadar praktik memasak, tetapi langkah awal membangun masa depan kewirausahaan.
Antusiasme siswa menjadi bukti bahwa pendidikan bisa mengubah cara pandang terhadap potensi lokal.
Universitas Prisma menegaskan komitmennya untuk terus hadir lewat program pengabdian masyarakat yang bermanfaat.
(m)