Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kontroversi Lapangan Sepak Bola Dijadikan Home Stay di Minahasa, Siap Dibawa ke Kementerian

Tina Mamangkey • 2023-09-02 19:07:11
Anggota DPRD Sulut, HVK saat menanggapi keluhan waga Desa Timbukar, Minahasa.
Anggota DPRD Sulut, HVK saat menanggapi keluhan waga Desa Timbukar, Minahasa.

JAGOSATU.COM - Polemik terkait lapangan sepak bola yang diubah menjadi home stay di Desa Timbukar, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, telah menarik perhatian wakil rakyat Sulut.

Ketika Anggota DPRD Sulut, Herol V Kaawoan (HVK), melakukan kegiatan reses di desa tersebut, warga menyampaikan aspirasi mereka, salah satunya berkaitan dengan permasalahan lapangan tersebut.

Menurut warga, lapangan sepak bola yang diubah menjadi home stay oleh pemerintah desa setempat tidak melalui musyawarah bersama masyarakat.

"Dan akhirnya masyarakat menolak pembangunan home stay tersebut di lapangan sepak bola. Karena menurut warga, lapangan tersebut dibeli swadaya masyarakat beberapa puluh tahun lalu," ujar HVK, pada Jumat (1/9).

Dia menjelaskan bahwa masyarakat desa mengusulkan pembangunan tersebut dilakukan di lahan lain, bukan di lapangan. Lalu lahan yang akan diubah menjadi home stay dibeli menggunakan dana desa.

"Warga telah mengadakan beberapa kali pertemuan dengan pemerintah desa, BPD, dan pejabat setempat, namun belum mencapai kata sepakat. BPD juga mengusulkan agar proyek ini tidak dilaksanakan terlebih dahulu, karena belum ada kesepakatan yang mencapai titik temu," tambahnya.

Masyarakat kemudian meminta bantuan Herol V Kaawoan, seorang politisi dari Partai Gerindra, untuk mencari solusi atas masalah ini.

"Mayoritas masyarakat menentang proyek ini. Dalam diskusi, saya menyarankan agar semua pihak duduk bersama dan mendiskusikan masalah ini dengan kepala dingin," katanya.

Herol V Kaawoan juga mendorong warga yang menolak proyek ini untuk menyampaikan surat resmi ke kantor DPRD Provinsi Sulut. Hal ini akan membantu mereka mencari solusi atas permasalahan ini.

"Selain itu, saya akan mencatat masalah ini dan akan berkoordinasi dengan Komisi 1 untuk menghubungi Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Pemdes), serta semua kementerian terkait," pungkasnya. (mpo)

Editor : Tina Mamangkey
#HVK #home stay #lapangan sepak bola #Minahasa