JAGOSATU.COM- Manado Fashion Week (MFW) 2023, yang diadakan sebagai bagian dari perayaan HUT ke-400 Kota Manado, telah menjadi momentum penting yang menjadikan Manado yang kini dijuluki sebagai "Pusat Mode Dunia" laiknya Kota Paris, London, Milan, dan New York City.
Manado Fashion Week bertujuan mengangkat kearifan lokal dalam bidang kerajinan UMKM dan perancangan mode.
Iven ini berlangsung di lobby Manado Town Square (Mantos) 3 sejak 13 hingga 16 Juli 2023 dengan tema "Celebration of Culture." Salah satu sorotan dalam acara ini adalah partisipasi penyanyi lokal Astri Simboh, yang juga ikut ambil bagian sebagai model.
Harke Tulenan, Ketua Panitia HUT Manado ke-400, menjelaskan, dengan iven itu diharapkan memberikan dampak positif bagi perancang mode di Sulut, terutama di Kota Manado. Tulenan mengungkapkan, tujuannya mengangkat kearifan lokal melalui Manado Fashion Week 2023.
Felix Palenewen, Koordinator Tim Kerja Manado Expo dan MFW, menambahkan bahwa pameran busana dalam acara ini juga bertujuan memperkenalkan kekayaan kain tradisional daerah yang telah mendunia. Panitia berharap bahwa masyarakat semakin mengenal kekayaan lokal di masa depan.
Felix juga menyebutkan, "Kami memiliki tujuan besar dalam mendukung UMKM, terutama dalam memperluas jangkauan produk-produk UMKM dan IKM Manado agar dikenal secara internasional"
"Kesempatan ini, kami mengenalkan Manado sebagai kota fashion Asia-Pasifik. Terlebih lagi, tahun depan kami akan menjadi bagian dari Indonesia Fashion Week 2024," kata Felix.
Manado Fashion Week 2023 akan berlangsung selama empat hari dengan melibatkan ratusan model dan puluhan perancang busana terkenal di Nyiur Melambai.
Iven ini juga akan memamerkan puluhan booth UMKM dan pameran budaya, baik dari wilayah Pemkot Manado maupun dari luar daerah. Diperkirakan Ketua Umum Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Poppy Dharsono, Presiden Direktur Fashion Week Indonesia, serta penyanyi nasional.
Bank Mandiri menjadi sponsor utama dalam Manado Fashion Week 2023, dengan dukungan langsung dari Head Area Bank Mandiri Sulut-Gorontalo, Eddy Sinulingga.
Selain itu, pameran ini juga menjadi ajang yang menghibur masyarakat Manado, dengan berbagai desainer asal Sulawesi Utara (Sulut) dan luar daerah memamerkan hasil karya mereka.
Pengunjung, seperti Andina Fajriani, menyukai kain yang digunakan oleh para model, dan menganggapnya sebagai rekomendasi untuk mencari pakaian tradisional yang modern.
Sebagai bagian dari perayaan HUT ke-400 ini, diadakan juga upacara di Lapangan Sparta Tikala dan paripurna di Gedung DPRD Manado.
Perayaan ini diharapkan menjadi momen bersejarah yang memperkuat citra Manado sebagai Pusat Mode Dunia, serta mempromosikan kearifan lokal dan industri fashion di kawasan tersebut. (*)
Editor : Gregorius Mokalu