JAGOSATU.COM - Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri, telah mengeluarkan permintaan tegas kepada para tokoh politik dalam pertemuan dengan pihak KPU, Bawaslu, dan pimpinan partai politik se-Papua Tengah di Nabire. Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Fakhiri meminta dengan tegas agar para tokoh politik tidak menggunakan kelompok bersenjata dalam pelaksanaan Pemilu 2024.
"Saya minta dan berharap para tokoh politik tidak menggunakan kelompok bersenjata saat pelaksanaan Pemilu 2024, sehingga dapat dilaksanakan dengan aman," kata Kapolda Fakhiri seperti yang dikutip dari Antara pada Senin (18/9).
Kapolda Papua, bersama dengan Kapok Sahli Pangdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Achmad Fauzi, Wakil Kepala BIN Daerah Papua Kol Inf Leo Lajendra, dan Penjabat Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk, sedang menjalankan safari terkait Pemilu 2024 di Papua Tengah.
Kapolda Fakhiri menjelaskan bahwa laporan yang diterimanya mengindikasikan bahwa kelompok bersenjata seringkali digunakan untuk mengintimidasi calon atau warga saat pelaksanaan Pemilu 2024.
"Pemilu 2024 diharapkan dapat berlangsung tanpa adanya intimidasi dari kelompok bersenjata karena itu dibutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat. Dengan dukungan penuh dari masyarakat yang diharapkan aktif saat pemilu," tambah Fakhiri.
Selain itu, Kapolda Papua juga berharap agar pemilu dijadikan sebagai momentum pelaksanaan pesta demokrasi yang dalam pelaksanaannya diharapkan warga yang mempunyai hak pilih dapat memilih secara langsung.
Fakhiri mengingatkan bahwa sistem noken, yang sebelumnya menggantikan fungsi kotak suara, telah mengalami perubahan dalam pelaksanaannya. Namun, ia juga menyatakan bahwa sisa surat suara seringkali menjadi sumber perdebatan dan konflik, bahkan dapat mengganggu keamanan dan mengakibatkan kerugian manusia dan harta benda.
"Mari kita bersama-sama membenahi agar proses demokrasi dapat benar-benar dilaksanakan sehingga nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini," ungkap Kapolda Papua.
Di sisi lain, Kapok Sahli Pangdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Achmad Fauzi menyatakan kesiapannya untuk mendukung Polda Papua dalam menjaga keamanan pelaksanaan pemilu. Fauzi mengungkapkan bahwa sebanyak 1.925 prajurit TNI siap dikerahkan ke Polda Papua selama Pemilu 2024, termasuk prajurit yang tergabung dalam satuan tugas di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey